7 Makanan yang Sering Dianggap Sehat, Ternyata Bisa Memperparah Jerawat

Author: Redaksi Android62

Jerawat tidak selalu dipicu oleh faktor hormon atau perawatan kulit yang kurang tepat. Apa yang dikonsumsi setiap hari juga dapat ikut memengaruhi produksi minyak, peradangan, dan keseimbangan hormon yang berkaitan dengan munculnya jerawat.

Pada sebagian orang, perubahan kecil dalam pola makan bisa memicu breakout yang cukup jelas. Namun, reaksi tiap orang tetap berbeda sehingga makanan yang bermasalah bagi satu orang belum tentu memberi efek yang sama pada orang lain.

Produk susu menjadi salah satu kelompok yang paling sering disorot

Produk susu kerap dibahas sebagai pemicu jerawat pada sebagian orang yang rentan. Susu, keju, mentega, dan yogurt memang mengandung gizi, tetapi konsumsi susu sapi disebut dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko jerawat pada sebagian individu.

Salah satu dugaan yang kerap dikaitkan dengan kondisi itu adalah kandungan hormon dan faktor pertumbuhan seperti insulin-like growth factor-1 atau IGF-1. Zat ini dapat merangsang produksi sebum sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat.

Makanan tinggi gula dan indeks glikemik juga perlu dicermati

Makanan dengan indeks glikemik tinggi menjadi kelompok lain yang patut diwaspadai. Roti putih, kue, minuman manis, mi instan, dan camilan kemasan dapat memicu lonjakan gula darah yang diikuti peningkatan insulin.

Kondisi itu dapat mendorong hormon androgen bekerja lebih aktif, lalu meningkatkan produksi sebum dan memperparah peradangan pada kulit. Sebagai pilihan yang lebih aman, oat, beras merah, quinoa, ubi, dan buah segar bisa menjadi alternatif karbohidrat yang lebih baik.

Kelompok Makanan Contoh Potensi Dampak pada Kulit
Produk susu Susu, keju, mentega, yogurt Dapat memicu produksi sebum berlebih pada sebagian orang
Makanan dengan indeks glikemik tinggi Roti putih, kue, minuman manis, mi instan, camilan kemasan Memicu lonjakan gula darah dan insulin yang dapat memperparah jerawat
Gorengan Ayam goreng, kentang goreng, burger, keripik Tinggi lemak trans dan minyak, berpotensi memicu peradangan
Cokelat komersial Cokelat dengan tambahan gula dan susu Pada sebagian orang dapat memperburuk kondisi jerawat

Gorengan, makanan olahan, dan daging berlemak ikut berperan

Gorengan seperti ayam goreng, kentang goreng, burger, dan keripik umumnya mengandung lemak trans serta minyak dalam jumlah tinggi. Kandungan tersebut dapat memicu proses peradangan dan membuat produksi minyak pada kulit ikut meningkat.

Kategori makanan olahan dan junk food memiliki risiko serupa karena sering tinggi garam, gula, lemak tidak sehat, serta bahan tambahan seperti pengawet. Burger, pizza, sosis, mi instan, makanan beku, dan camilan kemasan juga dapat memengaruhi kesehatan usus yang disebut ikut berperan terhadap kondisi kulit.

Daging merah dan daging berlemak pun tidak lepas dari sorotan. Meski protein tetap dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan kulit, konsumsi berlebihan dapat menambah asupan lemak jenuh yang dikaitkan dengan peradangan.

Beberapa produk daging olahan juga mengandung bahan tambahan yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon pada sebagian orang. Untuk sumber protein yang lebih seimbang, ikan, ayam tanpa kulit, tahu, tempe, lentil, dan kacang-kacangan bisa dipilih.

Cokelat komersial dan makanan pedas tidak selalu bermasalah, tetapi tetap perlu diperhatikan

Hubungan cokelat dengan jerawat masih menjadi perdebatan. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cokelat tertentu dapat memperburuk jerawat pada sebagian orang, terutama jika produk tersebut mengandung gula dan susu tambahan dalam jumlah tinggi.

Jika tetap ingin menikmati cokelat, dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal selama dikonsumsi dalam jumlah wajar. Sementara itu, makanan pedas juga tidak selalu memberi efek yang sama pada semua orang.

Pada sebagian individu, makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh, memicu keringat, dan merangsang produksi minyak berlebih. Saat keringat bercampur minyak dan kotoran di kulit, pori-pori bisa lebih mudah tersumbat dan jerawat tampak lebih meradang.

Jika kondisi itu terasa sering terjadi, porsi makanan pedas bisa dikurangi dan bumbu yang lebih ringan seperti kunyit, jahe, atau lada hitam dapat dijadikan alternatif. Memperhatikan pola makan dan menjaga gaya hidup sehat tetap menjadi langkah sederhana untuk membantu kulit tampak lebih bersih.

Berita Terbaru