Katak Australia Ini Mengubah Warna Saat Melompat, Diduga Membingungkan Predator

Author: Redaksi Android62

Temuan pada katak lonceng hijau emas asal Australia menunjukkan bahwa bagian tubuh yang selama ini tersembunyi justru menyimpan trik pertahanan yang sangat efektif. Paha bagian dalam katak Ranoidea aurea itu memiliki kulit iridesen yang mampu mengubah tampilan warna dari biru menjadi hijau saat sudut pandang bergeser.

Efek tersebut baru terlihat ketika hewan ini bergerak, merentangkan kaki, atau melompat. Perubahan mendadak itu diduga berfungsi sebagai flash coloration, yakni kilatan warna singkat yang dapat mengejutkan predator dan memberi peluang bagi katak untuk lolos.

Warna yang tidak sekadar berubah karena cahaya

Peneliti dari University of Newcastle menjelaskan bahwa perubahan warna ini bukan hasil pantulan biasa dari cahaya sekitar. Struktur mikroskopis di kulit katak tersusun dengan teratur, sehingga cahaya yang mengenai permukaan tubuhnya dimanipulasi melalui mekanisme optik yang lebih kompleks.

Dengan kata lain, warna biru yang muncul pada bagian tubuh tersebut bukan berasal dari pigmen biru sederhana. Pada amfibi ini, warna lahir dari pewarnaan struktural, yaitu pantulan dan interferensi cahaya oleh jaringan mikroskopis di kulit.

Apa yang dilihat predator bisa berbeda

Dr. John Gould, penulis utama studi dari University of Newcastle, menyebut iridesensi sebagai fenomena ketika warna berubah sesuai sudut pandang. Ia menjelaskan bahwa dua orang yang berdiri di posisi berbeda bisa melihat jaringan yang sama, tetapi menangkap warna yang berlainan.

Hal itu penting karena area berwarna pada katak lonceng hijau emas sebagian besar tersembunyi di bawah tubuh. Warna baru biasanya muncul sesaat ketika hewan itu bergerak cepat, sehingga efek visualnya bisa muncul tepat pada momen yang paling dibutuhkan.

Temuan yang membuka pertanyaan baru

Menurut laporan yang dikutip SciTechDaily dan dibahas oleh www.kompas.com, temuan ini memperlihatkan bahwa kulit amfibi memiliki sistem optik yang jauh lebih rumit dari dugaan awal. Peneliti sebelumnya sempat menduga warna biru pada kulit katak terbentuk dari penyebaran cahaya oleh struktur tanpa pola konsisten.

Namun, hasil terbaru justru menunjukkan adanya keteraturan lebih tinggi pada lempeng-lempeng reflektif di dalam sel kulit khusus. Studi yang dipublikasikan dalam Austral Ecology itu juga menegaskan bahwa masih banyak spesies Australia yang menyimpan mekanisme biologis menarik dan belum sepenuhnya dipahami.

Gould bahkan menyebut temuan tersebut membuka kemungkinan bahwa contoh iridesensi lain pada amfibi masih menunggu untuk ditemukan. Pada katak lonceng hijau emas, bagian tubuh yang nyaris tak terlihat itu justru menjadi senjata visual yang paling mencolok ketika bahaya datang.

Fakta Utama Detail
Spesies Katak lonceng hijau emas (Ranoidea aurea)
Lokasi temuan Australia
Bagian tubuh Paha bagian dalam
Perubahan warna Biru dapat tampak menjadi hijau saat sudut pandang berubah
Dugaan fungsi Menakutkan atau mengalihkan perhatian predator saat bergerak
Jenis efek Pewarnaan struktural, bukan pigmen biru biasa
Berita Terbaru