7 Posisi Berkendara yang Bisa Kurangi Lelah dan Menjaga Motor Tetap Terkendali

Author: Redaksi Android62

Kebiasaan menaruh jari di tuas rem saat motor melaju dapat memicu pengereman mendadak ketika pengendara bereaksi menghindari bahaya. Jika gas masih terbuka, kondisi itu berpotensi membuat roda kehilangan traksi dan meningkatkan risiko terjatuh.

Kontrol motor tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan mengoperasikan setang, gas, dan rem. Postur tubuh yang tepat ikut menentukan ruang gerak, keseimbangan, serta kemampuan pengendara merespons situasi jalan.

PT Sinar Sentosa Primatama atau Sinsen, Main Dealer sepeda motor Honda di Jambi, mengingatkan pentingnya memperhatikan tujuh posisi dasar selama perjalanan. Posisi tersebut mencakup arah kepala, bahu, lengan, tangan, pinggul, lutut, hingga kaki.

Bagian Tubuh Posisi Dianjurkan Manfaat
Kepala Menghadap ke depan Membantu fokus pada jalan
Bahu dan lengan Tegak, rileks, sedikit menekuk Memudahkan manuver
Pinggul, lutut, dan kaki Stabil di jok serta pijakan Menjaga keseimbangan

Rasa pegal pada leher, lengan, kaki, atau punggung tidak selalu semata-mata dipicu durasi perjalanan. Posisi yang kurang sesuai dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan berpotensi mengurangi fokus saat berkendara.

1. Kepala Menghadap ke Depan

Kepala perlu mengarah ke depan dengan pandangan tertuju pada jalan yang dilalui. Sikap ini membantu pengendara membaca kondisi lalu lintas serta mengantisipasi potensi bahaya dari arah depan.

2. Bahu Tegak dan Rileks

Bahu sebaiknya dipertahankan tegak tanpa terasa tegang ketika motor berjalan. Posisi yang tidak membungkuk dapat mengurangi beban pada punggung sehingga tubuh tidak cepat lelah.

3. Lengan Sedikit Menekuk

Lengan perlu ditekuk sedikit ke atas agar pengendara memiliki keleluasaan mengendalikan setang. Ruang gerak tersebut penting ketika motor harus berbelok atau melakukan manuver.

Siku yang mengarah ke bawah sebaiknya dihindari karena dapat membatasi pergerakan. Posisi lengan perlu tetap nyaman tanpa membuat setang sulit dikendalikan.

4. Jari Tidak Bertumpu di Tuas Rem

Pengendara sebaiknya tidak membiasakan satu atau dua jari berada di atas tuas rem saat motor berjalan. Tuas rem perlu digunakan dengan kontrol yang sesuai dengan kondisi jalan.

5. Pinggul Berada di Tengah Jok

Pinggul dianjurkan berada nyaman di bagian tengah jok, tidak terlalu maju maupun terlalu mundur. Letak ini membantu menjaga keseimbangan dan memberi kontrol yang lebih baik terhadap motor.

Posisi duduk yang stabil juga mengurangi kebutuhan untuk menahan tubuh secara berlebihan selama perjalanan. Beban fisik pun dapat terasa lebih ringan saat berkendara dalam waktu lama.

6. Lutut Berada di Balik Bodi Motor

Lutut perlu berada di balik bodi motor untuk menciptakan posisi yang lebih stabil. Sikap ini juga membantu melindungi kaki dari risiko bersenggolan dengan kendaraan lain atau benda di sekitar jalan.

Lutut yang terlalu terbuka dapat membuat tubuh kurang rapat dengan motor saat melaju. Menjaga posisi kaki menjadi bagian dari keselamatan berkendara.

7. Kaki Menapak Sesuai Jenis Motor

Pada motor matik, ujung kaki dianjurkan berada di bagian depan dek motor. Pada motor sport atau cub, telapak kaki perlu berada di tengah pijakan atau footstep.

Pijakan yang benar memberi tumpuan lebih kuat saat pengereman dan membantu menjaga keseimbangan. Postur yang baik perlu didukung perlengkapan berkendara lengkap serta penerapan semangat #Cari_Aman.

Berita Terbaru