8 Gol Bunuh Diri Sudah Tercipta, Rekor Piala Dunia 2018 Mulai Terancam

Piala Dunia 2026 sudah menghasilkan delapan gol bunuh diri hanya dalam sepuluh hari penyelenggaraan. Angka itu langsung menempatkan turnamen ini sebagai edisi dengan gol bunuh diri terbanyak kedua sepanjang sejarah, dan rekor Piala Dunia 2018 di Rusia kini mulai terancam.

Situasi tersebut menarik perhatian karena turnamen masih berada di fase grup. Dengan babak gugur belum dimulai, peluang tambahan gol bunuh diri masih terbuka lebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Laju yang sulit diabaikan

Skala Piala Dunia 2026 ikut membuat statistik ini menonjol. Turnamen tersebut menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan.

Semakin banyak laga berarti semakin besar pula kemungkinan munculnya kesalahan di lini belakang. Dalam konteks itu, gol bunuh diri menjadi salah satu catatan yang paling mencolok sejauh ini.

Rekor tertinggi gol bunuh diri sepanjang sejarah Piala Dunia masih dipegang edisi 2018 di Rusia dengan 12 gol bunuh diri. Sejarah turnamen sejak 1930 sendiri telah mencatat 61 gol bunuh diri, sehingga delapan gol bunuh diri di edisi 2026 menyumbang hampir 13 persen dari total itu.

Daftar pemain yang sudah mencatatkannya

Gol bunuh diri terbaru terjadi saat Arab Saudi kalah 0-4 dari Spanyol pada laga Grup H. Bek Arab Saudi, Hassan Altambakti, menjadi pemain kedelapan yang mencatatkan gol ke gawang sendiri di turnamen ini.

Sebelumnya, tim yang paling sering diuntungkan dari situasi tersebut adalah Amerika Serikat. Dua kemenangan mereka sejauh ini ikut terbantu oleh gol bunuh diri lawan.

Gol bunuh diri pertama yang menguntungkan tim tuan rumah datang dari Damian Bobadilla saat Paraguay menghadapi Amerika Serikat. Satu gol bunuh diri lainnya dicatat Cameron Burgess ketika Australia bertemu Amerika Serikat.

Selain Altambakti, Bobadilla, dan Burgess, daftar pemain yang mencetak gol ke gawang sendiri di Piala Dunia 2026 juga berisi Miro Muheim, Mohamed Manai, Mohamed Hany, Aymen Hussein, dan Yazan Al-Arab.

Momen langka Aymen Hussein

Di antara nama-nama tersebut, Aymen Hussein menjadi sosok yang paling unik. Penyerang Irak itu mencetak gol bunuh diri saat menghadapi Norwegia, tetapi ia juga berhasil membobol gawang lawan dalam laga yang sama.

Catatan itu membuat Hussein masuk ke daftar eksklusif pemain yang pernah mencetak gol di dua sisi lapangan dalam satu pertandingan Piala Dunia. Ia menjadi pemain ketiga dalam sejarah turnamen yang mampu menorehkan pencapaian langka tersebut.

Dengan jumlah pertandingan yang masih panjang, laju gol bunuh diri di Piala Dunia 2026 masih berpotensi bertambah. Jika tren ini berlanjut, rekor 12 gol bunuh diri milik Piala Dunia 2018 bisa saja benar-benar jatuh sebelum turnamen berakhir.

Source: www.suara.com

Berita Terkait