Timnas voli putri U-18 Indonesia membuka Kejuaraan Voli Putri U-18 Asia Tenggara Est Cola “Princess Cup” ke-23 dengan kemenangan meyakinkan. Skuad Merah Putih menundukkan Australia 3-0 pada laga grup A di Terminal 21 Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Selasa (23/6/2026).
Indonesia menang lewat skor 25-20, 26-24, dan 25-19. Hasil itu langsung memberi modal penting bagi tim muda Indonesia untuk menjaga persaingan di fase grup.
Kepercayaan diri jadi keuntungan awal
Kemenangan atas Australia juga menjadi dorongan mental yang besar bagi para pemain. Di ajang seperti Princess Cup, awal yang stabil kerap menentukan ritme permainan pada pertandingan berikutnya.
Asisten pelatih Timnas voli putri U-18 Indonesia, Bobby Ade Setiawan, menilai tim sudah memulai turnamen dengan cukup baik. Ia menyebut masih ada momen ketika Indonesia kehilangan poin beruntun, tetapi kondisi itu dinilai wajar karena banyak pemain baru menjalani pertandingan internasional pertama mereka.
Pengalaman yang masih terbatas
Bobby menjelaskan bahwa hanya Tina Aira dan Venisa yang sebelumnya pernah merasakan kompetisi internasional. Mayoritas pemain lain baru pertama kali tampil di atmosfer pertandingan tingkat internasional.
Situasi tersebut membuat kemenangan atas Australia terasa lebih berarti bagi tim pelatih. Hasil positif di laga pembuka diharapkan bisa membantu para pemain tampil lebih berani saat menghadapi lawan berikutnya.
Fokus beralih ke Hong Kong
Setelah menaklukkan Australia, Indonesia dijadwalkan bertemu Hong Kong pada pertandingan kedua fase grup. Pada laga lain di grup yang sama, Australia akan menghadapi tuan rumah Thailand pada Rabu (24/6/2026).
Tim pelatih berharap permainan Indonesia tetap stabil saat melawan Hong Kong. Konsistensi dan keberanian tampil menjadi dua hal utama yang dibutuhkan agar langkah Timnas voli putri U-18 Indonesia tetap terjaga di Princess Cup 2026.
Source: www.beritasatu.com






