Penurunan harga smartphone saat ini justru membuka peluang menarik bagi pembeli yang ingin perangkat tahan lama. Sejumlah model yang dulu berada di kelas menengah hingga flagship premium kini turun cukup jauh, tetapi spesifikasinya masih sangat relevan untuk dipakai bertahun-tahun.
Di tengah persaingan yang makin ketat, nilai jual ponsel tidak lagi hanya ditentukan oleh harga awal. Kombinasi performa, baterai, layar, kamera, dan dukungan fitur menjadi alasan mengapa beberapa model tetap layak dilirik meski harganya sudah bergerak turun.
Model paling murah yang tetap punya bekal masa depan
Nubia A76 5G menjadi salah satu opsi paling terjangkau dalam daftar ini. Ponsel tersebut membawa layar IPS LCD 6,75 inci 90Hz, chipset Unisoc T765 5G, RAM 8GB, memori 128GB, kamera utama 50MP, kamera depan 8MP, serta baterai 5.000mAh dengan pengisian cepat 22,5W.
Keunggulan utamanya ada pada dukungan jaringan 5G. Fitur itu membuatnya terasa lebih aman untuk dipakai lebih lama dibanding banyak pesaing di kelas entry-level yang masih belum mendukung jaringan tersebut.
Masih di segmen harga terjangkau, Realme C100 juga ikut menarik perhatian setelah harganya turun dari sekitar Rp3,8 jutaan menjadi di level Rp2 jutaan. Perangkat ini mengusung layar 6,8 inci 120Hz, chipset MediaTek Helio G92 Max, RAM 8GB, penyimpanan 256GB, kamera utama 50MP, dan baterai 8.000mAh dengan pengisian cepat 45W.
Baterai berkapasitas besar menjadi nilai jual paling menonjol pada perangkat ini. Pengguna yang sering beraktivitas di luar rumah, mahasiswa, hingga penggemar gim dan video bisa lebih leluasa memakainya tanpa sering mencari sumber daya.
Kelas menengah yang kini menawarkan lebih banyak nilai
Redmi Note 14 Pro 5G menjadi salah satu model yang paling menonjol setelah varian 8GB/256GB turun ke kisaran Rp3 jutaan dari sekitar Rp4,39 juta. Ponsel ini menawarkan layar AMOLED 1,5K 120Hz dengan kecerahan hingga 3.000 nits, Gorilla Glass Victus 2, sertifikasi IP68, chipset MediaTek Dimensity 7300, kamera utama 200MP dengan OIS, serta baterai 5.110mAh dengan pengisian cepat 45W.
Penurunan harga itu membuat posisinya semakin kuat di kelas menengah. Fitur seperti ketahanan air, layar berkualitas tinggi, dan kamera beresolusi besar sebelumnya lebih sering ditemui pada perangkat yang jauh lebih mahal.
Motorola juga ikut meramaikan segmen ini lewat G86 Power dan Edge 60 Fusion yang sama-sama mengalami koreksi harga. G86 Power mengandalkan layar OLED 120Hz, Dimensity 7300, kamera utama 50MP OIS, kamera depan 32MP, dan baterai 6.720mAh.
Edge 60 Fusion menawarkan panel P-OLED quad curve 120Hz, Dimensity 7400, RAM hingga 12GB, penyimpanan sampai 512GB, kamera utama 50MP OIS, kamera ultra-wide 13MP, kamera depan 32MP, baterai 5.500mAh, TurboPower 68W, IP68, dan standar militer. Kombinasi desain premium dan ketahanan menjadi pembeda utama Motorola di tengah pasar kelas menengah yang semakin padat.
Baterai besar dan kamera masih jadi alasan utama
vivo V50 kini dijual sekitar Rp4,5 juta hingga Rp4,9 jutaan dari harga awal sekitar Rp6,5 juta. Ponsel ini membawa layar AMOLED melengkung 120Hz, Snapdragon 7 Gen 3, kamera utama 50MP OIS, kamera ultra-wide 50MP hasil kolaborasi ZEISS, RAM 8GB, penyimpanan 256GB, baterai 6.000mAh, dan pengisian cepat 90W.
Kolaborasi ZEISS memberi nilai tambah di sisi fotografi. Bagi pengguna yang sering membuat konten atau mengabadikan momen harian, karakter warna dan hasil foto menjadi faktor penting selain sekadar angka megapiksel.
Infinix GT 50 Pro juga mengalami penurunan nilai yang besar setelah harganya turun sekitar Rp1 juta. Perangkat ini hadir dengan layar AMOLED 1,5K 144Hz, chipset MediaTek Dimensity 8400, RAM 12GB, penyimpanan 512GB, baterai 6.500mAh, dan fast charging 45W.
Refresh rate 144Hz masih jarang ditemukan di kelas harga ini. Kondisi tersebut membuat pengalaman bermain gim terasa lebih mulus, terutama untuk gim kompetitif yang menuntut respons cepat.
Samsung, OPPO, hingga flagship yang makin terjangkau
Samsung Galaxy A57 kini berada di kisaran Rp5,9 juta hingga Rp6 jutaan. Spesifikasinya mencakup layar Super AMOLED 120Hz, chipset Exynos 1680, kamera utama 50MP OIS, kamera ultra-wide 12MP, kamera depan 32MP, serta baterai 5.000mAh dengan pengisian cepat 45W.
Daya tarik Galaxy A tidak hanya terletak pada spesifikasi. Banyak pengguna tetap memilih lini ini karena dukungan pembaruan sistem operasi yang lebih panjang dan ekosistem yang sudah matang.
Di sisi fotografi, Tecno Camon 50 Pro membawa layar AMOLED 1,5K 144Hz, Dimensity 7400 Ultimate, kamera utama 50MP OIS, kamera telefoto 50MP, kamera depan 50MP, dan baterai 6.500mAh. OPPO Reno15 juga mulai turun harga dengan layar AMOLED 120Hz, Snapdragon 7 Gen 4, kamera utama 50MP OIS, kamera telefoto 3,5x, kamera ultra-wide, kamera depan 50MP autofocus, baterai 6.500mAh, dan pengisian cepat 80W.
Di kelas paling atas, iQOO 15 turun dari sekitar Rp14 juta menjadi Rp12,8 jutaan. Flagship ini menawarkan layar LTPO AMOLED QHD+ 144Hz 6,85 inci, Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM hingga 16GB, penyimpanan sampai 1TB, tiga kamera belakang 50MP dengan OIS, kamera depan 32MP, baterai sekitar 7.000mAh, dan pengisian cepat 100W.
Penurunan harga di segmen flagship biasanya menjadi momen paling menarik untuk membeli. Selisih harga yang besar sering tidak diikuti penurunan performa, sehingga pembeli bisa mendapatkan perangkat kelas atas dengan nilai yang jauh lebih kompetitif.
| Model | Harga | Keunggulan Utama | Catatan Penting |
|---|---|---|---|
| Nubia A76 5G | Harga terjangkau | 5G, RAM 8GB, baterai 5.000mAh | Layar 90Hz, kamera 50MP |
| Realme C100 | Rp2 jutaan | Baterai 8.000mAh, layar 120Hz | Pengisian cepat 45W, penyimpanan 256GB |
| Redmi Note 14 Pro 5G | Rp3 jutaan | Kamera 200MP OIS, IP68, layar 1,5K 120Hz | Gorilla Glass Victus 2 |
| iQOO 15 | Rp12,8 jutaan | Snapdragon 8 Elite Gen 5, layar QHD+ 144Hz | Baterai sekitar 7.000mAh, penyimpanan sampai 1TB |
Dari daftar tersebut, terlihat bahwa penurunan harga tidak selalu berarti penurunan daya tarik. Pada banyak model, justru kombinasi spesifikasi tinggi dan harga yang lebih rendah membuatnya semakin layak dipertimbangkan untuk pemakaian jangka panjang.
Perangkat seperti Nubia A76 5G, Realme C100, Redmi Note 14 Pro 5G, hingga iQOO 15 menunjukkan bahwa setiap kelas kini punya peluang menawarkan nilai lebih besar. Bagi pembeli yang sedang menunggu waktu tepat, kondisi pasar seperti ini memberi banyak pilihan tanpa harus mengorbankan kualitas.
