AC Milan Akhiri Era Allegri, Evaluasi Besar Jajaran Klub Dimulai Setelah Gagal Ke Liga Champions

AC Milan langsung mengambil langkah besar setelah musim berakhir tanpa tiket Liga Champions. Klub memilih mengakhiri kerja sama dengan Massimiliano Allegri dan sekaligus membuka babak baru lewat perombakan di level manajemen sepak bola.

Keputusan itu muncul setelah kekalahan 1-2 dari Cagliari pada laga terakhir Serie A. Hasil tersebut membuat Milan gagal mengamankan posisi empat besar, padahal mereka hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan tempat di Liga Champions musim depan.

Bagi Rossoneri, kegagalan itu terasa sangat berat karena target utama musim ini sudah berada di depan mata. Sepanjang musim, Milan bahkan sempat lama bertahan di dua posisi teratas Serie A dan pernah terlihat punya peluang nyata untuk ikut bersaing dalam perebutan scudetto.

Namun, performa tim merosot pada fase akhir kompetisi. Penurunan itu mengubah arah musim Milan secara drastis dan membuat evaluasi internal yang dilakukan RedBird Capital Partners berujung pada keputusan tegas.

Dalam pernyataan resminya, Milan menilai musim ini berakhir jauh dari target yang ditetapkan. Kekalahan di partai penutup dianggap sebagai kegagalan total yang tidak bisa diabaikan oleh manajemen klub.

Allegri menjadi nama pertama yang terdampak dari evaluasi tersebut. Klub menilai kinerja sang pelatih belum cukup untuk menjaga stabilitas tim hingga akhir musim, meski Milan sempat lama berada di papan atas klasemen.

Dari catatan yang disampaikan klub, Rafael Leao dan rekan-rekannya mengakhiri musim dengan 22 kemenangan, 10 hasil imbang, dan 10 kekalahan. Meski angka itu terlihat cukup solid, raihan tersebut tetap tidak memenuhi target internal yang sudah dipasang sejak awal musim.

Perubahan tidak berhenti di kursi pelatih kepala. AC Milan juga berpisah dengan CEO Giorgio Furlani, Direktur Olahraga Igli Tare, dan Direktur Teknik Geoffrey Moncada.

Langkah itu disebut sebagai bagian dari reorganisasi menyeluruh dalam operasional sepak bola klub. Milan juga memberi apresiasi atas dedikasi para pejabat tersebut selama menjalankan tugas di San Siro.

Hingga saat ini, klub belum mengumumkan siapa yang akan menggantikan Allegri. Situasi itu membuat proses pembenahan Milan masih terus berjalan di tengah kebutuhan untuk menyusun ulang fondasi proyek olahraga mereka.

Dengan gagal lolos ke Liga Champions dan melakukan perubahan besar di struktur penting klub, Milan kini memasuki fase baru yang menuntut arah kerja yang lebih jelas. Tugas berikutnya bukan hanya mencari pelatih baru, tetapi juga memastikan perombakan yang dilakukan benar-benar membawa stabilitas bagi tim.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terkait