Barcelona dilaporkan menyiapkan Karim Adeyemi untuk langsung menempati susunan pemain utama. Situasi itu berbeda dengan Jesse Bisiwu, pemain muda yang akan diproyeksikan berkembang lebih dulu bersama tim B.
Dua rencana tersebut memperlihatkan pembagian peran yang tegas dalam aktivitas transfer Barcelona. Adeyemi diharapkan memberi dampak cepat, sedangkan Bisiwu dipandang sebagai investasi untuk jangka panjang.
Perbedaan Proyeksi Dua Rekrutan
| Pemain | Status | Nilai Dilaporkan | Proyeksi Peran |
|---|---|---|---|
| Jesse Bisiwu | Kesepakatan dengan Club Brugge tercapai | 7 juta poundsterling | Tim B dan pengembangan bertahap |
| Karim Adeyemi | Disebut mendekati tahap akhir | 25 juta poundsterling | Susunan pemain utama |
Presiden Barcelona Joan Laporta menyatakan Adeyemi diperkirakan segera menandatangani kontrak dan diperkenalkan. Pemain tersebut baru kembali dari tugas di Piala Dunia ketika proses kepindahannya menuju tahap akhir.
Jika administrasi transfer selesai, Adeyemi akan menjadi pemain yang diproyeksikan langsung masuk dalam rencana utama klub. Kehadirannya juga melengkapi upaya Barcelona memperkuat lini serang dengan pemain yang dinilai siap memberi kontribusi segera.
Persaingan Sayap Semakin Padat
Sebelum mengamankan Bisiwu dan menunggu peresmian Adeyemi, Barcelona telah mengeluarkan dana besar untuk Anthony Gordon dari Newcastle. Transfer pemain sayap tersebut dilaporkan bernilai 68 juta poundsterling.
Kedatangan Gordon membuat persaingan di sisi kiri penyerangan semakin ketat. Bisiwu disebut berada pada urutan ketiga dalam hierarki posisi itu, di belakang Raphinha dan Gordon.
Kondisi tersebut menjelaskan alasan Barcelona tidak menjadikan Bisiwu sebagai jawaban instan untuk tim utama. Klub diyakini akan memberinya menit bermain bersama tim B sebelum membuka jalan menuju level senior.
Rencana bertahap itu memberi Barcelona kesempatan memantau perkembangan pemain berusia 18 tahun tersebut. Di sisi lain, klub tetap dapat memanfaatkan kedalaman skuad yang sudah tersedia di lini depan.
Kesepakatan Bisiwu dan Klausul Penjualan Kembali
Barcelona telah mencapai kesepakatan untuk mendatangkan Jesse Bisiwu dari Club Brugge dengan nilai sekitar 7 juta poundsterling. Kesepakatan itu turut mencantumkan klausul 20 persen bagi hasil dari penjualan pemain di masa depan.
Fabrizio Romano menyebut Barcelona dan Club Brugge sedang bertukar dokumen untuk menuntaskan proses transfer tersebut. Nilai awal kesepakatan tetap berada di angka 7 juta poundsterling setelah kedua klub menyetujui skema penjualan kembali.
Club Brugge sebelumnya dikabarkan meminta sekitar 8,5 juta poundsterling untuk Bisiwu. Barcelona berhasil menekan biaya awal dengan memasukkan persentase keuntungan apabila sang pemain kelak dilepas ke klub lain.
Rekrutmen yang Mengandung Risiko
Perekrutan Bisiwu menarik perhatian karena ia belum mencatatkan menit bermain bersama tim utama Club Brugge. Situasinya di klub Belgia tersebut juga dilaporkan memburuk dalam beberapa bulan terakhir.
Pemain sayap muda itu sempat tidak masuk skuad Club Brugge pada semifinal Youth League. Keadaan tersebut disebut membuka peluang bagi Barcelona untuk mempercepat pendekatan terhadapnya.
Mundo Deportivo melaporkan Direktur Olahraga Barcelona, Deco, bersama Kepala Pencari Bakat Joao Amaral pernah melakukan perjalanan ke Belgia. Keduanya disebut membuka pembicaraan langsung untuk mengamankan talenta muda tersebut.
Melalui langkah ini, Barcelona menggabungkan kebutuhan akan hasil cepat dengan perencanaan pemain masa depan. Adeyemi diproyeksikan menjawab kebutuhan saat ini, sementara Bisiwu akan menempuh jalur pengembangan yang lebih panjang.
