AI Image-to-Video 2.0 Hadir di HONOR 600 Series, Foto Diam Berubah Jadi Video Langsung di Ponsel

HONOR 600 Series membawa fitur AI Image-to-Video 2.0 yang membuat foto statis bisa berubah menjadi video pendek langsung dari smartphone. Teknologi ini dirancang untuk menghasilkan gerakan yang lebih natural, transisi yang mulus, serta elemen audio yang selaras dengan adegan sehingga hasilnya terasa lebih hidup.

Pendekatan itu menempatkan proses kreatif di perangkat, tanpa harus berpindah-pindah aplikasi untuk membuat, menganalisis, atau mengedit video. Dengan begitu, HONOR mendorong pengalaman membuat konten yang lebih ringkas dan praktis untuk pengguna harian.

AI yang langsung bekerja dari foto

Di MWC 2026, HONOR memperkenalkan AI Image-to-Video 2.0 sebagai model generasi video multimodal terpadu pertama di dunia yang berjalan langsung di smartphone. Sistem ini tidak hanya membaca gambar, tetapi juga memahami teks dan perintah bahasa alami secara bersamaan.

Hasil pemrosesan itu kemudian diterjemahkan menjadi video yang tetap masuk akal secara visual. Pengguna cukup mengunggah foto lalu memberi instruksi singkat, seperti perintah untuk membuat kucing berjalan mendekat ke kamera, dan sistem akan memprosesnya menjadi video pendek sesuai arahan.

Empat fitur yang memberi kontrol lebih besar

HONOR merancang fitur ini dengan empat pembaruan utama agar pengguna punya kendali yang lebih fleksibel. Kombinasi ini ditujukan untuk membuat pembuatan video terasa lebih cepat, sekaligus tetap mudah digunakan di smartphone.

Berikut empat kemampuan yang disorot HONOR:

  1. Image + Instruction to Video
    Pengguna dapat memasukkan satu atau beberapa foto, lalu menambahkan perintah teks untuk mengarahkan aksi di dalam video.

  2. First-and-Last Frame + Instruction to Video
    Dua gambar bisa dipakai sebagai pembuka dan penutup, sementara AI mengisi transisi di bagian tengah.

  3. Rich Preset Templates, Effects & Camera Movements
    HONOR menyediakan efek artistik, transisi multi-frame, serta gerakan kamera seperti Hitchcock zoom dan bullet time.

  4. AI Button One-Tap
    Proses pembuatan video dapat dimulai lewat tombol AI khusus, termasuk dari galeri lokal maupun platform seperti WhatsApp, Instagram, dan X.

Susunan fitur tersebut menunjukkan bahwa fokus HONOR bukan hanya pada hasil visual. Kemudahan penggunaan juga menjadi bagian penting agar konten bisa dibuat tanpa alur kerja yang rumit.

Menjaga objek tetap konsisten saat bergerak

Salah satu tantangan terbesar pada video berbasis AI adalah menjaga konsistensi objek ketika sudut pandang berubah. HONOR mengklaim masalah itu diatasi lewat teknik konstruksi subjek multi-sudut dan komposisi bebas.

Teknik ini membuat model AI bisa memahami struktur tiga dimensi dari objek di dalam foto. Setelah itu, sistem membangun ulang objek secara lebih stabil pada tiap frame sehingga gerakannya terlihat lebih logis.

Perubahan fokus dan latar belakang juga disebut tampak lebih alami. Hal ini penting karena video AI sering kehilangan konsistensi saat objek bergerak dari satu frame ke frame lain.

Respons pengguna ikut mendorong pengembangan

Kehadiran fitur baru ini tidak muncul tanpa dasar minat pasar. HONOR sebelumnya mencatat pencapaian pada HONOR 400 Series, yang menghasilkan lebih dari 13,4 juta detik video AI dari pengguna.

Angka itu menunjukkan bahwa format video AI memiliki tempat tersendiri di kalangan pengguna umum. Karena itu, HONOR mendorong kemampuan tersebut agar lebih mudah diakses langsung dari smartphone, bukan hanya lewat perangkat lunak profesional.

Peluncuran lewat pembaruan dan akses berbeda di tiap wilayah

HONOR menyebut AI Image-to-Video akan hadir melalui pembaruan OTA atau over-the-air. Namun, masa uji coba gratis bisa berbeda-beda di tiap wilayah, dan akses berbayar mungkin diberlakukan setelah masa tersebut selesai.

Untuk pasar Malaysia, HONOR telah mengonfirmasi kehadiran seri ini pada 22 April 2026. Informasi itu membuat HONOR 600 Series menjadi salah satu perangkat yang menarik perhatian, terutama bagi pengguna yang ingin memakai AI sebagai alat kreatif langsung dari ponsel.

Dengan kemampuan memahami gambar, teks, dan perintah bahasa alami dalam satu sistem, HONOR 600 Series memperlihatkan arah baru dalam pembuatan konten mobile. Smartphone ini tidak hanya diposisikan sebagai perangkat komunikasi, tetapi juga sebagai alat produksi video yang lebih praktis dan intuitif.

Source: telset.id

Berita Terkait