Akses 24 Jam ke Kripto dan Emas Digital, Investor RI Makin Rajin Cari Lindung Nilai

Minat investor Indonesia terhadap aset digital terus menguat saat tekanan ekonomi dan gejolak pasar membuat perlindungan aset jadi prioritas. Dalam situasi seperti itu, kripto, emas digital, dan aset berbasis tokenisasi semakin mendapat tempat karena dipandang memberi jalur diversifikasi ke aset global.

Bittime menilai pergeseran ini sebagai respons yang wajar dari investor yang ingin menjaga nilai aset ketika volatilitas ekonomi meningkat. Arah pencarian pun tidak lagi hanya ke instrumen konvensional, melainkan juga ke dolar AS, emas, dan aset global lain yang dianggap lebih relevan sebagai lindung nilai.

Akses ke aset global makin terbuka

Business Director Bittime, Junji Misael, mengatakan platformnya dirancang untuk memberi akses investasi yang lebih praktis bagi investor Indonesia. Ia menyebut pengguna dapat berinvestasi selama 24/7 dan tanpa biaya tambahan melalui pemanfaatan IDR swap ke aset USDT.

Dorongan lain datang dari tokenisasi aset yang memperluas pilihan investasi. Melalui skema ini, investor bisa masuk ke aset seperti USD, emas, dan saham Amerika Serikat secara fraksional sehingga akses ke aset global menjadi lebih terjangkau tanpa harus menyiapkan modal besar di awal.

Transaksi rupiah ke aset digital dibuat lebih sederhana

Untuk memudahkan perpindahan dana dari rupiah ke aset digital, Bittime menjalin kerja sama dengan Nobu Bank lewat integrasi virtual account. Kolaborasi ini diarahkan agar transaksi berjalan lebih mulus dalam satu ekosistem dari rupiah menuju aset digital global.

Head of Universe Merchant Business and Interlink Development Nobu Bank, Chandra Lesmana, menilai hubungan antara sistem keuangan tradisional dan keuangan digital akan semakin erat. Ia melihat kerja sama itu bisa menghadirkan pengalaman investasi digital yang lebih mudah bagi masyarakat Indonesia.

Bittime juga menyampaikan bahwa proses registrasi hingga transaksi kini dapat dilakukan lebih cepat. Pembukaan akun, KYC, dan transaksi pertama diklaim bisa selesai dalam waktu sekitar 10 menit.

Imbal hasil menarik, tetapi risiko tetap perlu diperhitungkan

Selain akses ke aset global, Bittime menawarkan imbal hasil hingga 10 persen APY pada sejumlah token yang terdaftar. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi investor yang mencari opsi penempatan dana di aset digital dengan variasi hasil yang lebih luas.

Meski begitu, perusahaan tetap menegaskan bahwa investasi kripto membawa risiko tinggi. Risiko yang dimaksud mencakup fluktuasi harga, kehilangan modal, likuiditas, teknologi, hingga regulasi, sehingga edukasi soal manajemen risiko dan analisis fundamental tetap diperlukan sebelum masuk ke aset digital.

Di tengah tekanan ekonomi dan meningkatnya minat pada emas digital serta tokenisasi aset global, investor Indonesia terlihat makin aktif mencari instrumen yang bisa membantu menjaga nilai portofolio. Karena itu, kehati-hatian dalam membaca risiko tetap menjadi bagian penting sebelum mengambil keputusan investasi.

Source: www.suara.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer