Tanpa Kompetisi Eropa, Alonso Dinilai Punya Jalan Cepat Bawa Chelsea ke Empat Besar

Absennya Chelsea dari kompetisi Eropa pada musim 2026/27 dinilai dapat menjadi modal penting bagi Xabi Alonso. Roberto Di Matteo melihat kondisi itu memberi Alonso waktu lebih luas untuk membangun tim sejak awal musim.

Chelsea tidak perlu membagi fokus dengan pertandingan internasional antarklub. Situasi tersebut membuat manajer baru The Blues bisa bekerja bersama skuad sepanjang pekan untuk menyiapkan permainan dengan lebih terperinci.

Di Matteo meyakini jadwal yang lebih ringan dapat mempercepat proses pembenahan di Stamford Bridge. Mantan pelatih Chelsea itu bahkan berharap Alonso mampu membawa klub kembali finis di empat besar Liga Inggris.

Target tersebut menjadi penting karena posisi empat besar membuka jalan kembali ke Liga Champions. Chelsea sebelumnya harus menerima kenyataan tidak tampil di kompetisi Eropa setelah hasil mengecewakan pada musim lalu.

Waktu Latihan Menjadi Keuntungan

Menurut Di Matteo, keuntungan utama Alonso terletak pada kesempatan mengatur latihan tanpa tekanan jadwal tengah pekan. Ia menilai kondisi ini memungkinkan pelatih memberi perhatian lebih besar pada pembentukan tim dan persiapan taktik.

“Ada babak baru dan manajer baru untuk musim depan,” ujar Di Matteo seperti dilansir ESPN. Pernyataan itu menegaskan bahwa pergantian pelatih dipandang sebagai awal baru bagi Chelsea.

Di Matteo juga menyoroti pentingnya waktu kerja yang utuh bersama pemain. “Saya juga berpikir ada keuntungan besar untuk musim yang akan datang, karena kami tidak main di kompetisi internasional mana pun, jadi manajer akan bisa bekerja sepanjang pekan dengan tim, membentuk tim, dan mempersiapkan tim.”

Peluang untuk bekerja sepanjang pekan memberi Alonso ruang lebih besar dalam menyusun identitas permainan Chelsea. Persiapan laga domestik juga dapat dilakukan dengan fokus yang tidak terpecah oleh agenda Eropa.

Latar Belakang Perubahan di Chelsea

Chelsea menutup musim lalu di peringkat ke-10 klasemen Liga Inggris. Posisi itu membuat klub kehilangan kesempatan tampil di kompetisi Eropa pada musim 2026/27.

Hasil tersebut kemudian mendorong Chelsea melakukan perubahan di kursi manajer. Liam Rosenior dipecat dan Alonso ditunjuk sebagai penggantinya untuk memimpin tim pada musim berikutnya.

Kedatangan Alonso berlangsung ketika Chelsea membutuhkan perbaikan setelah musim yang jauh dari harapan. Di Matteo menilai minimnya beban pertandingan dapat membantu proses pembentukan tim berlangsung lebih efektif.

Peluang Kembali ke Papan Atas

Optimisme Di Matteo tidak hanya berkaitan dengan waktu latihan, tetapi juga dengan peluang Chelsea bersaing lagi di Liga Inggris. Ia menduga Alonso mempunyai kesempatan besar mengarahkan tim menuju posisi empat besar.

Fokus penuh pada kompetisi domestik menjadi alasan utama di balik pandangan tersebut. Chelsea dapat memusatkan perhatian pada konsistensi performa liga tanpa harus menghadapi jadwal tambahan dari kompetisi internasional.

Bagi Alonso, musim pertama di Stamford Bridge akan menjadi periode untuk membentuk ulang tim sekaligus mengejar perbaikan hasil. Dukungan dari Di Matteo menunjukkan bahwa target kembali ke Liga Champions dinilai tetap realistis bagi Chelsea.

Source: sport.detik.com
Berita Terkait