32 Pasangan Eksekutif Berebut Gelar Padel, Format Singkat Menguji Konsistensi Sejak Awal

Persaingan Executive Padel Tournament Bisnis Indonesia Group akan mempertemukan 32 pasangan eksekutif dengan format pertandingan yang ringkas. Sistem skor first to four membuat setiap pasangan harus menjaga konsistensi sejak poin-poin awal.

Turnamen ini akan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Padel Pro Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan. Peserta berasal dari beragam korporasi dan lembaga yang akan bertanding dalam nomor ganda putra serta ganda putri.

Setiap nomor diikuti 16 pasangan yang dibagi ke dalam empat grup. Fase grup menggunakan sistem round robin, sehingga peserta memiliki kesempatan menghadapi lawan-lawan lain di grupnya sebelum memasuki fase gugur.

KategoriJumlah PasanganFormat AwalTahap Akhir
Ganda putra16 pasanganEmpat grup, round robinSemifinal dan final
Ganda putri16 pasanganEmpat grup, round robinSemifinal dan final

Juara dari masing-masing grup akan langsung melaju ke semifinal. Pemenang di empat besar kemudian bertemu dalam pertandingan final untuk menentukan gelar juara pada tiap kategori.

Perhitungan skor dalam turnamen mengacu pada tenis lapangan, tetapi pertandingan dimenangi oleh pasangan yang lebih dahulu mencapai poin empat. Skema tersebut mempersingkat durasi laga tanpa mengurangi kebutuhan akan ketenangan dan ketepatan dalam mengambil poin.

Selisih skor yang sempit dapat memberi pengaruh besar terhadap hasil pertandingan. Karena itu, peserta dituntut segera menemukan ritme permainan dan tidak kehilangan fokus pada awal laga.

Olahraga sebagai ruang membangun relasi

Managing Director Bisnis Indonesia Group, Hery Trianto, menyatakan turnamen tersebut dirancang sebagai ruang silaturahmi bagi eksekutif yang memiliki minat terhadap padel. Menurutnya, olahraga dapat membuka komunikasi yang lebih cair di antara pelaku korporasi.

“Kami mencoba menginisiasi turnamen ini dengan melibatkan para eksekutif yang punya hobi bermain padel. Tujuannya tentu saja untuk membangun jejaring, saling kenal antarkorporasi, dan paling penting fun bersama-sama,” ujar Hery dalam keterangan resmi pada Kamis, 16 Juli 2026.

Kehadiran peserta dari lintas sektor menjadi bagian penting dari konsep acara ini. Kompetisi tidak hanya menempatkan peserta dalam persaingan di lapangan, tetapi juga membuka kesempatan memperluas koneksi profesional melalui aktivitas olahraga.

Selain laga utama, panitia menyiapkan pertandingan ekshibisi yang rencananya turut dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Laga tersebut melengkapi rangkaian turnamen yang digelar di tengah meningkatnya minat masyarakat urban terhadap padel.

Padel berkembang di kota-kota besar

Padel merupakan olahraga raket yang memadukan elemen tenis dan squash. Permainannya dilakukan di lapangan yang lebih kecil, dengan dinding sebagai bagian yang dapat dimanfaatkan dalam reli.

Menurut informasi yang dimuat Bisnis.com, padel mulai dikenal di Indonesia sekitar pertengahan dekade lalu. Perkembangannya terlihat melalui bertambahnya fasilitas bermain dan komunitas pemain di berbagai kota besar.

Jakarta, Bandung, dan Bali disebut sebagai sejumlah kota yang mengalami pertumbuhan lapangan serta program pelatihan padel. Executive Padel Tournament menambah agenda kompetitif bagi kalangan eksekutif di tengah perkembangan olahraga tersebut.

Bisnis Indonesia Group selama ini dikenal melalui koran Bisnis Indonesia dan situs Bisnis.com sebagai penyedia informasi ekonomi. Grup ini kemudian berkembang menjadi entitas yang menjangkau kebutuhan masyarakat di bidang layanan komunikasi.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terkait