Timnas Indonesia memasuki ASEAN Championship 2026 dengan dua penekanan yang berbeda, tetapi dapat berjalan searah. John Herdman memilih menempatkan perkembangan harian skuad sebagai fokus, sementara Thom Haye menyuarakan ambisi merebut gelar.
Perbedaan cara pandang itu menarik perhatian media Vietnam menjelang turnamen dimulai. TheThao247.vn menyebutnya sebagai “paradoks yang tak terduga” dalam persiapan Indonesia menuju Piala AFF 2026.
Sorotan tersebut muncul karena Indonesia akan satu grup dengan Vietnam, sang juara bertahan. Setiap perkembangan dari kubu Garuda pun menjadi perhatian calon pesaingnya di kawasan.
Ambisi Tinggi dari Thom Haye
Thom Haye secara terbuka menyatakan bahwa Indonesia datang ke kompetisi untuk bersaing dan menang. Gelandang berusia 31 tahun itu menilai target meraih gelar tidak perlu disembunyikan.
“Saya pikir itu cukup jelas. Kami berkompetisi untuk menang. Jadi itulah fokus utama,” kata Haye.
Ia juga mengaitkan ambisi tersebut dengan pengalaman Indonesia yang telah beberapa kali bermain di final. Menurut Haye, rekam jejak itu menjadi alasan bagi skuad untuk menetapkan sasaran tertinggi di turnamen.
“Kami tidak takut untuk mengatakan itu. Kami telah bermain di banyak final, jadi itu tentu saja target utama,” ujar Haye.
| Pihak | Penekanan | Tujuan yang Disampaikan |
|---|---|---|
| John Herdman | Perkembangan pemain dan tim | Meningkat dari hari ke hari |
| Thom Haye | Persaingan di turnamen | Memenangkan kompetisi |
Herdman Memilih Proses Bertahap
Di sisi lain, John Herdman tidak ingin skuadnya terlalu cepat terpaku pada hasil akhir kompetisi. Pelatih asal Inggris itu meminta pemain memaksimalkan setiap hari dalam masa perjalanan turnamen.
“Kami tidak memikirkan turnamen, kami juga tidak memikirkan hasil akhirnya,” kata Herdman. Ia menekankan bahwa para pemain telah memahami peluang yang tersedia selama kompetisi berlangsung.
Pesan utama Herdman adalah menjaga kemajuan secara konsisten dari hari ke hari. “Mereka tahu apa peluang yang bisa diraih. Kami hanya mengatakan, setiap hari kami harus berkembang,” ujarnya.
Menurut Herdman, peningkatan itu perlu terlihat dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Ia menggambarkan target besar sebagai puncak gunung yang akan terlihat pada waktu yang tepat.
Pelatih tersebut mengaku puas dengan perkembangan yang diperlihatkan para pemain pada masa persiapan. “Untuk saat ini, progres mereka luar biasa,” imbuh Herdman.
Grup A Menjadi Ujian Awal
Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan di fase grup akan menentukan tim yang berhak melaju ke semifinal ASEAN Championship 2026.
Persiapan skuad juga mencakup pemusatan latihan di Bali pada 5-11 Juli 2026. Dokumentasi Bali United memperlihatkan para pemain menjalani agenda latihan dalam periode tersebut.
Perbedaan penekanan antara Herdman dan Haye tidak otomatis menunjukkan konflik internal. Keduanya membahas persiapan dari sudut yang berbeda, yakni membangun kualitas tim sambil menjaga ambisi untuk meraih kemenangan.
Source: bola.kompas.com






