Dengan harga Rs 6.999 atau sekitar Rp1,3 jutaan, Realme Buds Air 8 Pro langsung menempatkan diri sebagai TWS yang agresif di kelas premium terjangkau. Di paket itu, Realme menyertakan ANC adaptif 55 dB, baterai hingga 50 jam, dan dukungan audio beresolusi tinggi.
Di India, earbud ini sudah dikenalkan bersama Realme 16T dan Realme Watch S5 pada 22 Mei 2026, lalu mulai dijual perdana pada 3 Juni 2026. Untuk pasar Indonesia, Realme belum mengumumkan peluncuran resmi hingga akhir Mei 2026, sehingga kehadirannya masih menunggu kepastian.
Fokus pada suara dan peredam bising
Realme menempatkan sektor audio sebagai nilai jual utama Buds Air 8 Pro. Perangkat ini memakai dual driver yang terdiri dari driver dinamis 11 mm dan tweeter micro-planar 6 mm.
Kombinasi tersebut ditujukan untuk menjaga bass tetap bertenaga, vokal tetap jelas, dan detail frekuensi tinggi terdengar lebih presisi. Dukungan Hi-Res Audio Wireless, codec LHDC 5.0, rentang frekuensi hingga 40 kHz, dan 3D Spatial Audio ikut memperkuat posisinya sebagai TWS yang diarahkan untuk menikmati audio berkualitas tinggi.
Pada sisi peredam bising, ANC adaptif 55 dB menjadi sorotan terbesar. Sistem ini mampu menyesuaikan tingkat peredaman secara otomatis sesuai kondisi sekitar, sehingga lebih relevan dipakai di kafe, bandara, transportasi umum, atau ruang kerja yang ramai.
Realme juga menyediakan mode transparansi agar suara lingkungan tetap terdengar tanpa perlu melepas earbud. Kombinasi fitur ini membuat Buds Air 8 Pro lebih fleksibel untuk penggunaan harian yang menuntut fokus sekaligus kewaspadaan terhadap sekitar.
Desain ringkas dengan sentuhan premium
Secara tampilan, Buds Air 8 Pro hadir dalam dua pilihan warna, Master Black dan Master White. Charging case dibuat mengilap agar terlihat lebih premium saat dibawa, sementara desain in-ear ergonomisnya ditujukan untuk pemakaian jangka panjang.
Bobot tiap earbud sekitar 4,8 gram, sehingga perangkat ini tetap dirancang untuk terasa ringan saat dipakai. Ketahanan perangkat juga diperkuat dengan sertifikasi IP55 untuk melawan debu dan percikan air.
Siap untuk panggilan dan kebutuhan sehari-hari
Untuk komunikasi, Realme membekali perangkat ini dengan enam mikrofon yang bekerja bersama algoritma kecerdasan buatan. Sistem tersebut membantu menekan kebisingan latar belakang saat panggilan suara maupun video call.
Realme juga menambahkan teknologi bone-conduction VPU agar suara pengguna bisa ditangkap lebih akurat ketika berada di lingkungan ramai. Di sisi lain, mode latensi rendah hingga 45 ms ditujukan untuk kebutuhan game mobile supaya sinkronisasi audio dan visual tetap responsif.
Dari sisi konektivitas, Buds Air 8 Pro membawa Bluetooth 6.1, koneksi ke tiga perangkat sekaligus, dual device connection, dukungan aplikasi Realme Link, AI Translator, dan fitur NEXTAi. Susunan fitur ini memudahkan perpindahan penggunaan antara smartphone, tablet, dan laptop.
Baterai jadi daya tarik lain
Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan yang paling menonjol. Dalam kondisi ANC nonaktif, total pemakaian dengan charging case diklaim mencapai 50 jam, sedangkan earbud saja bisa bertahan sekitar 12 jam.
Saat ANC aktif, daya tahannya masih tercatat hingga 27 jam. Realme juga menyiapkan pengisian cepat yang diklaim mampu memberi pemutaran musik hingga sekitar 11 jam hanya dengan pengisian 10 menit.
Dengan kombinasi harga Rp1,3 jutaan, ANC 55 dB, audio beresolusi tinggi, dan baterai panjang, Realme Buds Air 8 Pro diposisikan sebagai salah satu TWS paling menarik di kelasnya. Namun untuk Indonesia, konsumen masih perlu menunggu kepastian resmi dari Realme sebelum bisa mengetahui apakah perangkat ini benar-benar masuk ke pasar Tanah Air.
