Penulis skenario Hollywood Andrew Guerdat mengaku tertarik mempelajari animasi Indonesia setelah menonton trailer film Jumbo. Respons itu muncul setelah ia melihat antusiasme besar terhadap film animasi lokal saat pertama kali datang ke Indonesia.
Dalam wawancara terbatas di Jakarta pada Sabtu, 11 Juli 2026, Andrew menilai sambutan publik terhadap animasi di Indonesia sangat kuat. Ia menyebut pengalaman perdananya di tanah air terasa menyenangkan karena melihat minat yang tinggi terhadap karya animasi buatan lokal.
Kesan Andrew terhadap trailer Jumbo
Andrew menonton trailer Jumbo setelah melihat profil para panelis dan mencari karya mereka di internet. Meski video itu tidak memiliki subtitle bahasa Inggris, ia mengaku tetap bisa menangkap inti cerita dari film yang disutradarai dan ditulis Ryan Adhriandy tersebut.
Ia menyampaikan bahwa dirinya hanya bisa menebak alurnya, tetapi tetap merasa cukup memahami gagasan utama film itu. Andrew juga memberi apresiasi kepada dua panelis lain, yakni Ketua Umum APROFI Edwin Nazir serta penulis dan sutradara Gina S. Noer.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Narasumber | Andrew Guerdat |
| Karya yang ditonton | Trailer film animasi Jumbo |
| Lokasi wawancara | Jakarta |
| Tanggal | Sabtu, 11 Juli 2026 |
Perhatian pada potensi kreator Indonesia
Keikutsertaan Andrew di Netflix Family Festival 2026: World of Wonder juga menambah sorotan terhadap potensi animasi dan konten keluarga dari Indonesia. Dalam acara itu, ia hadir bukan hanya sebagai pembicara diskusi, tetapi juga sebagai pembicara ahli dalam sesi Masterclass.
Sesi tersebut ditujukan bagi kreator Indonesia, baik pemula maupun menengah, agar kemampuan mereka dalam menciptakan cerita anak dan keluarga semakin kuat. Fokus ini menunjukkan bahwa pengembangan cerita lokal mulai mendapat perhatian dari pelaku industri internasional.
Di saat yang sama, sambutan terhadap Jumbo memberi gambaran bahwa minat terhadap karya animasi lokal sudah mulai dilihat sebagai peluang yang serius. Dari pengalaman pertamanya di Indonesia, Andrew menangkap bahwa penonton di tanah air memiliki kedekatan yang besar dengan animasi buatan sendiri.
