Android 17 Siapkan Jalur Khusus Panggilan, Suara dan Video Bisa Lebih Stabil di Keramaian

Android 17 membawa perubahan penting bagi panggilan suara dan video di jaringan seluler. Sistem ini dapat mengalihkan trafik panggilan OTT seperti WhatsApp dan Zoom ke koneksi premium berbasis 5G network slicing secara otomatis.

Langkah itu ditujukan untuk situasi ketika jaringan umum sedang padat. Di tempat ramai seperti stadion atau area konser, panggilan internet berpeluang tetap stabil karena trafiknya dipisahkan ke jalur jaringan khusus.

Pengalihan dilakukan di level sistem

Google menyebut mekanisme ini bekerja di level platform sehingga pengembang tidak perlu mengubah tumpukan jaringan aplikasi. Android akan mengenali awal dan akhir panggilan melalui Telecom Jetpack APIs yang sudah umum dipakai aplikasi OTT.

Saat panggilan berlangsung, sistem mengenali aplikasi berdasarkan UID lalu mengalihkan trafiknya ke koneksi premium jika jaringan tersebut tersedia. Setelah panggilan selesai, aturan pengalihan dihapus dan trafik aplikasi kembali ke jaringan default untuk aktivitas lain seperti berkirim pesan.

Jalur khusus untuk menahan lag

5G network slicing merupakan fitur inti 5G yang memungkinkan operator membagi satu jaringan menjadi beberapa jaringan virtual terisolasi. Setiap irisan dapat diatur untuk kebutuhan yang berbeda, termasuk latensi rendah atau karakter bandwidth tertentu.

Untuk panggilan suara dan video, jalur khusus ini dapat membantu menekan jitter, packet loss, dan lonjakan latensi. Hasilnya, panggilan berpeluang terasa lebih lancar dan tidak mudah tersendat saat jaringan sedang ramai.

Lebih praktis dibanding generasi sebelumnya

Fondasi network slicing sebenarnya sudah hadir di Android sejak beberapa generasi lalu. Android 12 lebih dulu membawa dukungan slicing, tetapi penggunaannya terbatas pada data melalui work profile enterprise.

Android 13 kemudian menambahkan kontrol per-aplikasi untuk admin TI, tetapi tetap berfokus pada kebutuhan enterprise. Di Android 14 QPR1, Google juga menambahkan fitur upsell 5G slicing untuk menawarkan prioritas latensi melalui skema langganan operator.

Masalahnya, pendekatan sebelumnya menuntut aplikasi ikut berubah. Pengembang harus menampilkan penawaran operator jika pengguna belum berlangganan, lalu baru memanfaatkan irisan jaringan itu setelah proses selesai.

Peran operator tetap menentukan

Meski Android 17 membuat sisi sistem lebih cerdas, fitur ini tidak otomatis tersedia untuk semua pengguna. Operator tetap harus menyediakan irisan jaringan 5G khusus untuk trafik panggilan suara dan video.

Layanan tersebut juga bisa hadir sebagai fitur premium, sehingga manfaat penuh Android 17 bergantung pada perangkat yang mendukung, jaringan yang kompatibel, dan paket seluler yang menawarkan irisan premium itu.

Di Amerika Serikat, T-Mobile telah memiliki Video calling slice untuk mengoptimalkan aplikasi seluler yang menawarkan panggilan video atau konferensi OTT. Pengembang yang ingin menguji versi beta dapat menambahkan dukungan manual ke aplikasinya dan memantau performa melalui latensi, packet loss, serta jitter.

Verizon juga memiliki irisan jaringan Enhanced Video Calling. Selain itu, T-Mobile, Verizon, dan AT&T sama-sama telah menghadirkan network slice untuk kebutuhan keselamatan publik.

Untuk pemilik Pixel di jaringan yang didukung dan paket yang kompatibel, proses ini dirancang berjalan mulus di belakang layar. Saat kondisi jaringan umum memburuk, Android 17 akan berupaya menjaga panggilan tetap berada di jalur cepat khusus selama operator memang menyediakan irisan premium yang dibutuhkan.

PerkembanganFokus UtamaCakupan
Android 12Dukungan slicing awalTerbatas untuk data work profile enterprise
Android 13Kontrol per-aplikasiUntuk admin TI di lingkungan enterprise
Android 14 QPR1Upsell 5G slicingPenawaran prioritas latensi melalui langganan operator
Android 17Pengalihan otomatis panggilan OTTKe irisan jaringan premium untuk suara dan video

Dengan perubahan ini, Android 17 membuat pemakaian network slicing terasa lebih sederhana di sisi pengguna. Operator mendapat peluang monetisasi tambahan, sementara panggilan internet berpeluang lebih andal tanpa perlu pengaturan teknis yang rumit di belakang layar.

Source: www.androidauthority.com

Berita Terkait