Android Disiapkan Lebih Pintar, Amazon Dorong Antar Barang 30 Menit, Pekan Ini Padat Inovasi

Amazon sedang memperluas layanan pengiriman 30 menit ke puluhan kota di Amerika Serikat. Layanan ini ditujukan untuk ribuan barang kebutuhan rumah tangga dan bahan makanan, dengan janji barang tiba secepat waktu yang setara menonton satu episode Bob’s Burgers.

Perluasan itu tidak berdiri sendiri, karena Amazon sebelumnya sudah lebih dulu menguji layanan ini di Seattle dan Philadelphia pada Desember 2025. Kini, perusahaan menyebut layanan tersebut sudah hadir luas di Atlanta, Dallas-Fort Worth, Philadelphia, dan Seattle, meski belum tersedia di semua wilayah.

Skema biayanya juga dibuat berbeda antara pelanggan Prime dan non-Prime. Untuk anggota Prime, tarifnya adalah $3.99 bagi pesanan di atas $15 dan tambahan $1.99 untuk pesanan di bawah ambang itu.

Bagi yang bukan anggota Prime, biaya pengiriman 30 menit dipatok $13.99 untuk pesanan di atas $15 dan tambahan $3.99 untuk pesanan di bawahnya. Amazon juga menyatakan layanan ini sedang “rapidly expanding” ke kota-kota lain seperti Austin, Houston, Minneapolis, Orlando, Phoenix, Denver, dan Oklahoma City.

Di sisi lain, Android juga sedang bergerak ke arah yang lebih cerdas lewat dorongan besar pada Gemini Intelligence. Google memamerkan pembaruan itu melalui Android Show yang berlangsung kurang dari 40 menit, sebagai pemanasan menuju Google I/O 2026.

Fokus utamanya ada pada kemampuan Gemini Intelligence untuk menjalankan tugas bertahap di berbagai perangkat. Pengguna dapat memotret brosur perjalanan lalu meminta Gemini membantu memesan tur serupa di Expedia, atau mencari silabus kuliah di email lalu memasukkan buku yang dibutuhkan ke keranjang belanja online.

Google menegaskan bahwa kendali tetap berada di tangan pengguna. Gemini hanya menyiapkan langkah awal, sementara keputusan akhir tetap dibuat pemilik perangkat.

Android Auto juga ikut mendapat sorotan lewat pembaruan yang cukup besar. Google menampilkan desain baru, widget layar utama yang bisa dikustomisasi, serta kemampuan menonton video HD di layar mobil saat kendaraan diparkir.

Gemini Intelligence turut dibawa ke Android Auto dan dapat membantu tugas seperti memesan makanan lewat Doordash saat pengemudi sedang dalam perjalanan pulang kerja. Google belum merinci semua perangkat yang akan menerima pembaruan tersebut, tetapi arah pengembangannya terlihat makin dekat ke aktivitas harian.

Ada pula gambaran awal tentang Googlebook, laptop baru yang disebut sebagai evolusi dari Chromebook. Perangkat ini diposisikan dengan AI di garis depan dan tampaknya menjadi bagian dari upaya menyatukan Android dan ChromeOS.

Integrasi itu mencakup penggunaan aplikasi Android dari ponsel, penelusuran file ponsel dari Googlebook, dan hubungan yang lebih erat antara perangkat mobile dan laptop. Pada saat yang sama, Google juga menyebut Rambler akan hadir untuk memperbaiki text-to-speech agar lebih baik menangani kata-kata pengisi.

Selain itu, Gemini Intelligence akan masuk ke Chrome untuk Android agar bisa membantu menjelajah web otomatis dan mengisi formulir dengan lebih akurat. Di tengah berbagai pembaruan itu, pola yang muncul cukup jelas: Android dan ekosistem Google diarahkan makin menyatu, makin praktis, dan makin siap menyelesaikan tugas tanpa banyak langkah dari pengguna.

Berita Terkait