Angkot D10A Depok Disiapkan Jadi Listrik, Ada Akses Disabilitas dan Tarif Lebih Terjangkau

Angkutan kota pada trayek D10A di Depok disiapkan beralih menggunakan kendaraan listrik berbasis Wuling Mitra EV. Armada pengganti ini juga dirancang memiliki akses bagi penyandang disabilitas serta kursi prioritas untuk ibu hamil.

Rencana tersebut menempatkan layanan penumpang sebagai bagian penting dari elektrifikasi angkot, bukan sekadar penggantian sumber tenaga kendaraan. Dinas Perhubungan Kota Depok juga menyebut tarif operasional armada baru akan dibuat lebih terjangkau, meski nominalnya belum diumumkan.

Masih Menjalani Penyesuaian Karoseri

Wuling Mitra EV yang akan digunakan belum langsung beroperasi sebagai angkot. Kendaraan itu masih menjalani pengerjaan di perusahaan karoseri agar sesuai dengan kebutuhan layanan angkutan umum.

Melalui unggahan Instagram, Dinas Perhubungan Kota Depok menyatakan sedang memeriksa kesiapan kendaraan tersebut. “Dinas Perhubungan Kota Depok saat ini sedang meninjau langsung kesiapan armada baru pengganti angkutan D10A di karoseri,” tulis instansi itu.

Informasi yang tersedia belum mencantumkan jadwal pengoperasian maupun jumlah unit yang akan dipakai. Tahap yang berjalan saat ini masih berfokus pada kesiapan armada pengganti untuk trayek tersebut.

Melayani Terminal Depok Baru hingga Jati Jajar

Trayek D10A melayani perjalanan dari Terminal Depok Baru menuju Terminal Jati Jajar. Jalur itu melewati kawasan Grand Depok City atau GDC.

Penggunaan armada listrik menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah bersama mitra terkait untuk menghadirkan transportasi yang lebih ramah lingkungan. Kendaraan komersial listrik itu disesuaikan agar dapat menjalankan layanan angkot harian.

Basis kendaraan yang dipilih adalah Wuling Mitra EV, model listrik yang tersedia dalam bentuk minibus dan blind van. Untuk kebutuhan D10A, kendaraan tersebut dipersiapkan dalam konfigurasi hasil pengerjaan karoseri.

Dimensi dan Akses Kendaraan

AspekData
Panjang5.010 mm
Lebar1.800 mm
Tinggi1.960 mm
Akses pintuDua pintu geser kiri-kanan dan pintu belakang

Dimensi tersebut memberi dasar ruang bagi penyesuaian kabin untuk layanan penumpang. Akses masuk dan keluar kendaraan didukung dua pintu geser di sisi kiri dan kanan serta satu pintu belakang.

Fasilitas disabilitas dan kursi prioritas bagi ibu hamil menjadi bagian dari rancangan yang disebutkan Dinas Perhubungan Kota Depok. Detail teknis mengenai bentuk akses dan kapasitas penumpang belum dijelaskan.

Baterai, Jarak Tempuh, dan Pilihan Harga

Varian long range Wuling Mitra EV memakai baterai lithium iron phosphate berkapasitas 41,9 kWh dengan klaim jarak tempuh 300 km berdasarkan standar CLTC. Varian premium range menggunakan baterai 56,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 400 km CLTC.

Baterai disebut dapat diisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam 30 menit. Motor listrik penggerak roda belakang menghasilkan tenaga 75 kW dan torsi 180 Nm, dengan kecepatan maksimal 115 km per jam.

VarianBateraiJarak Tempuh CLTCHarga
Minibus Long41,9 kWh300 kmRp348 juta
Minibus Premium56,2 kWh400 kmRp378 juta
Blind Van Long41,9 kWh300 kmRp328 juta
Blind Van Premium56,2 kWh400 kmRp358 juta

Harga yang tercantum untuk Minibus Long adalah Rp348 juta, sedangkan Minibus Premium Rp378 juta. Blind Van Long dipasarkan Rp328 juta dan Blind Van Premium Rp358 juta.

Data teknis tersebut menjadi dasar kendaraan yang kini dipersiapkan untuk menggantikan angkot D10A. Kepastian waktu layanan dan tarif bagi penumpang masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari pihak terkait.

Source: www.cnnindonesia.com
Berita Terkait