Anthony Xie Batasi Gadget Anzel karena Khawatir Anak Terlalu Fokus dan Rewel

Author: Redaksi Android62

Anthony Xie menerapkan pembatasan ketat penggunaan gadget untuk putranya, Anzel Maverick Xie. Ia khawatir paparan layar membuat anak terlalu terpaku hingga tidak lagi memperhatikan lingkungan di sekitarnya.

Kekhawatiran itu juga berkaitan dengan perubahan sikap Anzel setelah menggunakan gadget. Anthony menilai penggunaan yang berlebihan dapat membuat putranya lebih mudah rewel.

Menurut Anthony, anak dapat larut dalam layar sampai melupakan aktivitas lain yang ada di sekitarnya. Kondisi tersebut menjadi alasan ia memilih tidak banyak memberi kesempatan Anzel menonton melalui gadget.

“Gitu aja sih. Dia bisa terlalu fokus sama gadget dan lupa sama semuanya, jadi cranky,” ujar Anthony Xie. Ia menempatkan aturan itu sebagai bagian dari pola asuh yang dijalankan di rumah.

Lebih sering meminta mainan

Pembatasan gadget membuat Anzel lebih sering menyampaikan keinginan untuk memiliki mainan. Anthony mengatakan putranya tidak banyak meminta untuk menonton gadget karena akses terhadap layar memang dibatasi.

“Minta mainan sih, ya. Soalnya aku nggak berapa kasih nonton gadget. Minta mainan sih, minta mainan doang,” kata Anthony. Pilihan tersebut mendorong Anzel untuk berinteraksi dengan mainan dibandingkan layar.

Anzel kini berusia lima tahun dan disebut menunjukkan perkembangan yang pesat. Putra semata wayang Anthony dan Audi Marissa itu telah bisa membaca serta menguasai bahasa Mandarin.

Selain kemampuan belajar, Anthony melihat Anzel semakin aktif dan kritis ketika menyampaikan pendapat. Ia menilai cara putranya menanggapi banyak hal mulai menyerupai orang yang lebih dewasa.

Mulai mampu membandingkan

Anthony mengatakan Anzel sudah dapat membandingkan berbagai hal dan memberi perlawanan ketika tidak sependapat. Perkembangan itu terlihat dari cara anaknya merespons situasi sehari-hari.

“Sudah bisa ngelawan, sudah bisa compare sana, compare sini, udah seperti orang besar lah, pokoknya gitu,” ujar Anthony. Pernyataan tersebut menunjukkan Anzel mulai aktif membangun pandangannya sendiri.

Energi Anzel juga tersalurkan melalui aktivitas fisik. Anthony menyebut putranya sulit diam dan tertarik mengikuti gimnastik serta menari.

Minat pada tari tidak hanya terlihat di rumah. Guru di sekolah Anzel, menurut Anthony, juga menyampaikan bahwa anak tersebut sangat menyukai kegiatan menari.

“Kalau sekarang sih mungkin dia lebih nggak bisa diam. Jadi kayak di gymnastic lah, dancing lah. Oh, gurunya sekolah juga bilang, Anzel tuh suka dancing banget,” tutur Anthony.

Keterangan mengenai perkembangan Anzel disampaikan Anthony saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7/2026), sebagaimana dilaporkan detikHot. Di tengah kemampuan akademik dan kegemarannya bergerak aktif, pembatasan gadget tetap menjadi perhatian utama Anthony dalam mendampingi putranya.

Source: hot.detik.com
Berita Terbaru