Antusiasme Surabaya Melampaui Target, Pasar Otomotif Daerah Kian Diperhitungkan

IIMS Surabaya 2026 menutup penyelenggaraan enam harinya dengan capaian yang melampaui target awal. Pameran yang digelar pada 26-31 Mei 2026 itu mencatat 36.203 pengunjung, sementara target yang dipasang berada di angka 32.000 orang.

Angka tersebut memberi sinyal bahwa pasar otomotif di daerah, khususnya Jawa Timur, masih punya tenaga. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, arus pengunjung yang tinggi menunjukkan minat publik terhadap industri otomotif belum surut.

Di balik capaian itu, Surabaya kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pasar penting di luar Jakarta. Antusiasme yang muncul selama pameran memperlihatkan bahwa pertumbuhan otomotif nasional tidak hanya ditopang oleh ibu kota, tetapi juga oleh kota-kota besar di daerah.

Project Manager IIMS, Rudi MF, menilai hasil tersebut menjadi bukti bahwa industri otomotif di daerah memiliki fondasi yang kuat. Ia juga menyebut geliat industri otomotif di Surabaya dan sekitarnya punya potensi serta pertumbuhan yang sangat baik.

Menurut penilaiannya, antusiasme masyarakat selama pameran menjadi tanda bahwa pasar otomotif daerah semakin solid. Dari sudut pandang industri, capaian ini membuat Surabaya dan wilayah sekitarnya makin relevan sebagai pasar yang perlu diperhitungkan.

Daya tarik pameran tidak bertumpu pada kendaraan baru semata. Selama gelaran berlangsung, pengunjung juga disuguhi program hiburan, olahraga, dan aktivitas edukatif yang membuat suasana pameran terasa lebih luas dari sekadar ruang jual beli.

Salah satu magnet utamanya datang dari program IIMS Sportainment. Di dalam rangkaian ini ada IIMS Running dan turnamen padel yang ikut memperluas minat pengunjung di luar segmen otomotif murni.

Nuansa khas otomotif tetap hadir lewat sejumlah agenda yang menjadi ciri pameran. Ada IIMS Road Challenge, Surabaya Heritage Parade bersama PPMKI, Taxi Drift, serta aktivitas EV Slow Ride Challenge yang menjaga atraksi tetap hidup sepanjang acara.

Format seperti ini membuat pameran terasa lebih inklusif. IIMS tidak hanya menjadi tempat melihat kendaraan baru, tetapi juga ruang pertemuan bagi komunitas, penggemar olahraga, dan penikmat hiburan.

Sisi edukasi juga mendapat ruang melalui Student EVO. Program ini menampilkan inovasi kendaraan listrik karya mahasiswa dan memberi panggung bagi gagasan teknologi baru.

Kehadiran Student EVO memperlihatkan bahwa industri otomotif tidak hanya bergerak di sisi penjualan. Ada dorongan untuk pembinaan talenta dan pengembangan teknologi masa depan yang ikut dibawa ke dalam pameran.

Perhatian pengunjung juga tertuju pada segmen modifikasi lewat International Automodified. Deretan mobil modifikasi dengan konsep unik dan kreatif menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang mencari tampilan berbeda.

Bagi pecinta modifikasi, ajang itu memberi ruang yang lebih spesifik. Sementara bagi pengunjung umum, tampilannya menambah warna dan memperkaya pengalaman selama berada di area pameran.

Hasil kuat di Surabaya juga menjadi modal bagi Dyandra Promosindo untuk melanjutkan ekspansi IIMS Series ke kota lain. Setelah Surabaya, rangkaian pameran dijadwalkan berlanjut ke IIMS Balikpapan pada 21-25 Oktober 2026.

Seri tersebut kemudian akan ditutup melalui IIMS Garage Manado pada 4-8 November 2026. Keberhasilan di Surabaya memperlihatkan bahwa pasar di luar pusat ekonomi nasional masih menyimpan peluang besar bagi pertumbuhan industri otomotif.

Source: otomotif.kompas.com

Berita Terkait