Apple Siapkan Kamera Buka-Tutup Pertama Di iPhone 18 Pro, Foto Low-Light Bisa Lebih Fleksibel

Author: Redaksi Android62

Lini iPhone Pro berikutnya kembali jadi sorotan karena Apple disebut sedang menyiapkan perubahan besar pada kamera utama. Bocoran terbaru menyebut iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max akan memakai kamera utama 48MP dengan variable aperture, fitur yang selama ini lebih akrab di kamera profesional dan sejumlah ponsel Android flagship.

Jika kabar ini tepat, langkah tersebut bisa menjadi salah satu peningkatan paling penting untuk fotografi iPhone. Variable aperture memberi ruang bagi kamera untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke sensor secara lebih leluasa, sehingga hasil foto bisa disesuaikan dengan kondisi pemotretan yang berbeda.

Cara kerja yang membuatnya menarik

Berbeda dari fixed aperture yang masih dipakai iPhone saat ini, variable aperture menggunakan lensa bergerak secara fisik untuk mengubah bukaan kamera. Bukaan yang lebih lebar membantu sensor menangkap lebih banyak cahaya, sementara bukaan yang lebih sempit membuat area fokus tampak lebih luas.

Dalam praktiknya, pengaturan itu berguna saat memotret di kondisi minim cahaya, mengambil gambar di dalam ruangan, atau saat ingin menghasilkan latar belakang blur yang lebih kuat. Di sisi lain, aperture yang lebih kecil membantu lebih banyak objek tetap tajam dalam satu frame, misalnya saat memotret pemandangan atau foto grup.

Kalau Apple benar membawa fitur ini, maka itu akan menjadi yang pertama untuk lini iPhone. Kehadiran variable aperture juga akan mendekatkan pengalaman memotret iPhone ke pendekatan yang lebih profesional.

Fokus utama tetap di varian Pro

Bocoran yang beredar menunjukkan fitur ini hanya disiapkan untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Pola itu masih sejalan dengan strategi Apple yang biasanya memberi peningkatan kamera terbesar pada model premium.

Analis industri Ming-Chi Kuo menyebut komponen kamera tersebut sudah masuk tahap produksi. Sejumlah laporan rantai pasok dan prediksi analis lain juga ikut memperkuat rumor ini sebagai salah satu bocoran yang paling serius sejauh ini.

Paket spesifikasi yang ikut dibicarakan

Selain kamera utama baru, iPhone 18 Pro disebut akan membawa konfigurasi tiga kamera belakang 48MP. Model ini juga diperkirakan memakai chip A20 Pro, Image Signal Processor yang ditingkatkan, fitur fotografi berbasis AI, aplikasi Camera yang diperbarui di iOS 27, desain titanium premium, dan layar ProMotion.

Untuk iPhone 18 Pro Max, paket yang dibicarakan mirip, hanya saja dengan layar yang lebih besar dan baterai yang lebih besar. Model ini juga disebut berpotensi membawa kemampuan zoom yang ditingkatkan, sambil tetap mempertahankan tiga kamera belakang 48MP.

Sementara itu, bocoran untuk iPhone 18 versi standar lebih banyak menyinggung chip generasi berikutnya, fitur AI yang ditingkatkan, efisiensi baterai yang lebih baik, dan aplikasi Camera dengan opsi kustomisasi yang lebih luas. Namun, peningkatan kamera yang paling menonjol tampaknya tetap disimpan Apple untuk seri Pro.

Jadwal peluncuran dan harga yang masih diperkirakan

Apple belum mengumumkan seri iPhone 18 secara resmi. Berdasarkan pola peluncuran yang biasa dipakai perusahaan, iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan meluncur pada September 2026 bersama model iPhone 18 standar.

Apple biasanya memperkenalkan iPhone baru dalam acara peluncuran musim gugur, lalu membuka pre-order tidak lama setelahnya. Karena itu, periode tersebut menjadi perkiraan yang paling sering disebut, meski semuanya masih menunggu konfirmasi resmi.

Untuk harga, belum ada informasi resmi sama sekali. Jika Apple mempertahankan struktur harga saat ini, iPhone 18 Pro diperkirakan mulai sekitar $999 di AS, sedangkan iPhone 18 Pro Max diperkirakan mulai sekitar $1,199 di AS.

Di pasar India, harga awal model Pro Max disebut bisa berada di kisaran ₹1,64,900 hingga ₹1,74,900, tergantung varian penyimpanan, bea impor, dan pergerakan mata uang. Ada pula sorotan pada biaya produksi kamera baru, karena komponen variable aperture dilaporkan dapat meningkatkan ongkos produksi hampir 50% dibanding lensa yang diharapkan hadir pada iPhone 17 Pro.

Sejumlah laporan menyebut Apple bisa saja menyerap kenaikan biaya itu alih-alih langsung membebankannya ke konsumen. Jika skenario tersebut terjadi, Apple tetap punya ruang untuk menjaga daya saing di pasar ponsel flagship yang terus mahal.

Source: sundayguardianlive.com
Berita Terbaru