Bocoran tentang iOS 27 memberi gambaran bahwa Apple sedang menyiapkan lompatan besar di sisi kecerdasan buatan. Di pusat perubahan itu, Siri disebut tidak lagi sekadar asisten suara, tetapi berubah menjadi chatbot dan agen AI yang jauh lebih aktif dalam membantu pengguna iPhone.
Perubahan ini muncul bersamaan dengan kabar bahwa kamera iPhone 18 Pro juga akan ikut dirombak besar-besaran. Fokusnya bukan hanya pada hasil foto, tetapi juga pada cara kamera bekerja agar lebih cerdas, lebih fleksibel, dan makin terhubung dengan fitur AI di seluruh sistem.
Siri disiapkan jadi pusat pengalaman AI iPhone
Peran Siri kabarnya akan meluas jauh dari sekadar menjawab perintah suara. Asisten ini disebut mampu menganalisis konten di layar, data pribadi, dan informasi web untuk menjalankan tugas secara lebih otomatis.
Apple juga dikabarkan menyiapkan integrasi Dynamic Island untuk Siri. Saat pengguna memakai perintah suara, pemicu klasik Siri akan berubah menjadi animasi interaktif di area tersebut.
Selain itu, ada antarmuka baru bernama “Search or ask” yang bisa dibuka lewat gestur swipe dari bagian atas tengah layar. Dari sana, pengguna dapat mencari teks, membuka aplikasi, dan mengelola tugas berbasis AI dengan lebih langsung.
Yang paling menonjol, Apple disebut sedang menyiapkan aplikasi Siri mandiri untuk pertama kalinya. Aplikasi ini akan menampilkan antarmuka chatbot seperti ChatGPT atau Claude, lengkap dengan riwayat percakapan, lampiran file atau foto untuk dianalisis, serta mode suara.
Bloomberg juga menyebut Apple tengah menguji dukungan untuk model AI pihak ketiga. Lewat antarmuka tersebut, pengguna nantinya dapat mengarahkan pertanyaan ke Google Gemini, OpenAI ChatGPT, atau Anthropic Claude.
Kamera iPhone 18 Pro ikut dipoles agar lebih pintar
Di sisi lain, aplikasi Kamera bawaan iPhone juga dikabarkan mendapat pembaruan fungsional yang cukup besar. Apple disebut ingin membuatnya lebih ramah untuk pengguna umum, tetapi tetap berguna untuk pengguna profesional.
Salah satu perubahan utamanya adalah mode kamera khusus yang akan menggantikan pengalaman Visual Intelligence saat ini. Dengan mode ini, pengguna bisa memotret objek lalu langsung meminta Siri atau agen AI lain untuk menganalisisnya, atau mengirim hasilnya ke pencarian gambar terbalik Google.
Antarmuka kamera juga disebut akan lebih mudah dikustomisasi. Akan ada panel “add widgets” yang memungkinkan pengguna mengganti pintasan di baris atas, sehingga alat seperti pengaturan depth atau mode tertentu lebih mudah dijangkau.
AI juga merambah Photos dan sistem iOS 27
Perubahan tidak berhenti di Siri dan kamera. Aplikasi Photos dikabarkan akan mendapat alat edit berbasis AI yang lebih canggih untuk mendukung proses penyuntingan gambar.
Fitur “Reframe” disebut bisa mengubah perspektif foto. Sementara itu, fitur “Extend” akan memakai generative AI untuk mengisi bagian gambar yang kosong.
Di tingkat sistem, iOS 27 juga disebut membawa shortcut berbasis bahasa alami. Fitur ini memungkinkan pengguna membuat alur otomatisasi yang kompleks hanya dengan menjelaskannya secara langsung.
Bloomberg menambahkan bahwa Apple menyiapkan wallpaper yang dihasilkan AI, grammar checker tingkat sistem, Genmoji yang lebih baik, dan aplikasi Image Playground yang diperbarui untuk visual buatan AI. Paket ini menunjukkan bahwa Apple ingin mendorong AI ke seluruh pengalaman iPhone, bukan hanya ke satu aplikasi saja.
Belum semua fitur dipastikan hadir di semua perangkat
Meski daftar fiturnya terlihat besar, belum jelas semuanya akan tersedia di setiap iPhone yang mendukung iOS 27. Sebagian fitur disebut bisa saja eksklusif untuk iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra lipat yang memakai chip A20 Pro.
Masih ada ruang untuk perubahan karena beberapa detail bisa berbeda antara versi beta atau preview di WWDC dan rilis final yang diperkirakan hadir pada September. Apple sendiri belum mengomentari bocoran render iOS 27 yang beredar, sehingga informasi ini masih berada di wilayah rumor, meski detailnya tergolong sangat spesifik.
Source: www.notebookcheck.net