Swiss Siap Bikin Argentina Bekerja Keras, Duel Perempat Final Ini Bisa Ditentukan Detail Kecil

Author: Redaksi Android62

Argentina memang datang sebagai unggulan di perempat final Piala Dunia 2026, tetapi Swiss membawa satu modal yang sering merepotkan lawan besar: pertahanan rapat dan disiplin. Laga di Arrowhead Stadium, Kansas City, Minggu (12/7/2026) pagi, diperkirakan berlangsung ketat sampai akhir.

Situasi itu makin menarik karena Argentina belum sepenuhnya aman di belakang. Mereka sudah kebobolan dua gol pada masing-masing laga fase gugur, sehingga Swiss berpeluang memanfaatkan serangan balik cepat untuk mengubah arah pertandingan.

Jalan Berliku Menuju Delapan Besar

Argentina melaju ke fase ini dengan status juara Grup J dan mencatat hasil sempurna di babak penyisihan. Tim asuhan Lionel Scaloni menang 3-0 atas Aljazair, 2-0 atas Austria, dan 3-1 atas Yordania.

Namun, performa mereka setelah itu tidak selalu mulus. Cape Verde sempat mereka singkirkan lewat kemenangan 3-2 pada babak 32 besar, lalu Argentina harus bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 3-2 dalam laga 16 besar yang berlangsung kontroversial.

Swiss juga tidak tiba di perempat final dengan cara sederhana. Mereka memulai dari Grup B bersama Kanada, Bosnia dan Herzegovina, serta Qatar, lalu membuka turnamen dengan hasil imbang 1-1 sebelum menang 4-1 atas Bosnia Herzegovina dan 2-1 atas Kanada.

Di fase gugur, Swiss tampil efisien saat mengalahkan Aljazair 2-0. Mereka kemudian melalui laga paling menegangkan ketika menang adu penalti 4-3 atas Kolombia.

Kunci Laga Ada pada Lini Belakang

Masalah utama Argentina ada di sektor pertahanan. Nicolas Otamendi dan Facundo Medina punya peluang untuk turun sejak awal guna membantu menambah stabilitas di lini belakang.

Di lini depan, Lionel Messi tetap menjadi tumpuan utama Argentina. Dukungan dari Julian Alvarez dan Lautaro Martinez juga masih dinantikan agar daya dobrak mereka tetap tajam.

Swiss diperkirakan tidak banyak mengubah susunan pemain. Murat Yakin kemungkinan tetap mengandalkan Breel Embolo di ujung tombak, sementara Ruben Vargas yang sudah pulih dari cedera ringan punya kans tampil.

Johan Manzambi masih absen, sedangkan Manuel Akanji akan memimpin barisan belakang Swiss. Di tengah, Granit Xhaka dan Remo Freuler tetap menjadi poros penting dalam menjaga keseimbangan permainan.

Prediksi Susunan Pemain

Tim Formasi Prediksi Susunan Pelatih
Argentina 4-1-2-1-2 Emiliano Martinez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Facundo Medina; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Alexis Mac Allister; Enzo Fernandez; Lionel Messi, Julian Alvarez. Lionel Scaloni
Swiss 4-2-3-1 Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka; Ruben Vargas, Ardon Jashari, Dan Ndoye; Breel Embolo. Murat Yakin

Rekor Pertemuan Argentina vs Swiss

Tanggal Laga Hasil
1/7/2014 Argentina vs Swiss 1-0 Argentina (extra time)
1/3/2012 Swiss vs Argentina 1-3 Argentina
2/6/2007 Swiss vs Argentina 1-1
8/5/1990 Swiss vs Argentina 1-1
1/9/1984 Swiss vs Argentina 0-2 Argentina

Lima Laga Terakhir Argentina

Tanggal Laga Hasil
7/7/2026 Argentina vs Mesir 3-2 Argentina
4/7/2026 Argentina vs Cape Verde 3-2 Argentina (extra time)
28/6/2026 Yordania vs Argentina 1-3 Argentina
23/6/2026 Argentina vs Austria 2-0 Argentina
17/6/2026 Argentina vs Aljazair 3-0 Argentina

Lima Laga Terakhir Swiss

Tanggal Laga Hasil
8/7/2026 Swiss vs Kolombia 0-0, menang adu penalti 4-3
3/7/2026 Swiss vs Aljazair 2-0 Swiss
25/6/2026 Swiss vs Kanada 2-1 Swiss
19/6/2026 Swiss vs Bosnia dan Herzegovina 4-1 Swiss
14/6/2026 Qatar vs Swiss 1-1

Prediksi Skor Argentina vs Swiss

Argentina unggul dalam kualitas pemain dan pengalaman, tetapi Swiss punya disiplin serta kemampuan bertahan yang bisa mengganggu ritme lawan. Bola.bisnis.com menilai laga ini berpotensi selesai tipis, dengan Argentina masih sedikit lebih diunggulkan.

Prediksi yang muncul mengarah ke kemenangan 2-1 untuk Argentina, atau hasil 1-0 jika duel berjalan lebih tertutup. Skenario imbang 1-1 juga tetap mungkin terjadi sebelum diselesaikan lewat adu penalti.

Source: bola.bisnis.com
Berita Terbaru