Pinjol Ancam Kinerja ASN Jatim, BKD Siapkan Jalur Konsultasi Keuangan

Author: Redaksi Android62

Fenomena aparatur sipil negara yang terjerat pinjaman online kini menjadi perhatian Badan Kepegawaian Daerah Jawa Timur karena dinilai langsung berdampak pada produktivitas kerja. BKD menilai beban utang dan tekanan keuangan dapat mengganggu fokus pegawai di lapangan.

Kepala BKD Jawa Timur Indah Sri Wahyuni menyebut persoalan tersebut tidak bisa dipandang sebagai urusan pribadi semata. Menurut dia, sejumlah persoalan keluarga dan tekanan ekonomi yang menumpuk dapat ikut menurunkan kinerja ASN.

Pendampingan Keuangan untuk ASN

Untuk merespons kondisi itu, BKD menggandeng Bank Jatim menghadirkan layanan konsultasi keuangan melalui aplikasi Rumah ASN. Melalui layanan ini, ASN dapat berkonsultasi dengan financial planner untuk membantu perencanaan keuangan yang lebih sehat.

Indah menegaskan bahwa ASN perlu memahami pinjaman online, risikonya, serta cara mengelola keuangan dengan baik agar tidak terjebak utang. Ia juga menyoroti bahwa masalah pribadi yang dibiarkan menumpuk dapat berimbas pada performa kerja.

Layanan Tujuan Pihak Terkait
Rumah ASN Konsultasi perencanaan keuangan BKD Jawa Timur, Bank Jatim
Pelita ASN Konsultasi persoalan keluarga dan anak BKD Jawa Timur

Skema Pembiayaan yang Lebih Sehat

Bank Jatim juga didorong menyediakan skema pembiayaan yang lebih sehat bagi ASN. Opsi yang disiapkan meliputi kredit perumahan berbunga ringan, pinjaman dengan tenor lebih panjang, hingga pembiayaan untuk peningkatan kompetensi ASN.

Di sisi lain, BKD mengajak ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur memanfaatkan layanan Pelita ASN untuk berkonsultasi soal berbagai persoalan keluarga. Layanan itu juga mencakup masalah anak, termasuk kecanduan game online dan paparan konten pornografi.

Indah menyebut program yang baru diluncurkan itu akan terus dievaluasi dan disempurnakan. Langkah tersebut diarahkan agar layanan yang tersedia benar-benar menjadi solusi preventif bagi persoalan yang dihadapi ASN.

Source: lenteratoday.com
Berita Terbaru