Asosiasi Futsal Indonesia Lahir, Struktur Baru Disiapkan Agar Lebih Selaras dengan PSSI

Author: Redaksi Android62

Perubahan paling mencolok dari Kongres Biasa FFI 2026 bukan hanya soal susunan pengurus, melainkan pergantian nama federasi. Federasi Futsal Indonesia kini resmi menjadi Asosiasi Futsal Indonesia, langkah yang langsung menegaskan arah baru pengelolaan futsal nasional di bawah struktur yang lebih selaras dengan PSSI.

Kongres itu digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (12/5), dan dihadiri perwakilan Asosiasi Futsal Provinsi serta delegasi klub anggota. Dalam forum tersebut, penyesuaian identitas organisasi ditempatkan sebagai bagian penting dari proses penataan futsal Indonesia agar sejalan dengan posisi futsal di bawah naungan PSSI dan otoritas sepak bola dunia, FIFA.

Ketua Umum FFI, Michael Victor Sianipar, menyampaikan bahwa keputusan pergantian nama akan dilaporkan kepada PSSI untuk ditindaklanjuti agar tetap sesuai dengan statuta organisasi. Selain perubahan nama, peserta kongres juga menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga atau AD/ART.

Michael menjelaskan bahwa penyesuaian AD/ART itu mengacu pada statuta PSSI 2025 dan telah mendapat persetujuan dari peserta kongres. Dengan begitu, perubahan yang disepakati tidak hanya menyentuh nama organisasi, tetapi juga kerangka aturan yang menjadi dasar kerja kelembagaan.

Agenda kongres juga membahas hal lain di luar urusan administratif. Pencapaian timnas futsal dan perkembangan liga ikut masuk dalam pembahasan, sehingga forum ini menjadi ruang evaluasi yang lebih luas bagi arah futsal nasional.

Di sisi struktur kepengurusan, Kongres Biasa FFI 2026 menghadirkan sejumlah perubahan. Posisi sekretaris jenderal kini diisi Budi Setiawan, yang menggantikan Perbagir Raj.

Perubahan juga terjadi di jajaran wakil ketua umum. Novel Leonardo kini menjabat sebagai Waketum 2 dan mendampingi Atta Halilintar yang lebih dulu berada di posisi wakil ketua umum.

Michael menilai penataan organisasi seperti ini penting untuk memperkuat tata kelola futsal nasional. Menurut dia, organisasi harus bekerja lebih efektif agar bisa lebih selaras dengan arah pembinaan olahraga yang lebih luas.

Dorongan itu juga dikaitkan dengan pesan Ketua Umum PSSI Erick Thohir agar futsal ikut naik kelas bersama penguatan organisasi. Michael menyoroti bahwa sinergi antara pusat dan daerah tetap menjadi kunci untuk membangun ekosistem futsal yang lebih solid.

Ia menekankan bahwa pembaruan di tingkat pusat perlu diteruskan sampai ke level daerah. Dengan begitu, pembinaan tidak berhenti di struktur atas, tetapi bergerak lebih terhubung ke seluruh jaringan futsal di Indonesia.

Dengan nama baru, AD/ART yang disesuaikan, serta susunan pengurus yang diperbarui, Asosiasi Futsal Indonesia memasuki fase baru dalam pengelolaan futsal nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa futsal Indonesia tetap berada dalam satu ekosistem yang terintegrasi dengan PSSI.

Source: mediaindonesia.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru