MD Pictures bersama Hanung Bramantyo mulai membuka adaptasi Indonesia dari Children of Heaven lewat trailer dan poster perdana. Langkah promosi ini langsung menarik perhatian karena kisah yang diangkat tetap bertumpu pada emosi sederhana tentang dua saudara dan sebuah sepatu.
Versi Indonesia itu membawa cerita ke sebuah kampung di Pulau Jawa pada akhir 1980-an. Di layar, Jared Ali berperan sebagai Ali dan Humaira Jahra memerankan Zahra, dua anak yang hidup dalam keterbatasan ekonomi namun tetap punya ikatan keluarga yang kuat.
Pusat cerita masih berada pada rahasia kecil yang mereka simpan dari orang tua. Ali dan Zahra memilih menahan kabar tentang sepatu Zahra yang hilang karena kondisi keuangan keluarga sedang sulit, dan pilihan itu menjadi sumber drama yang menggerakkan film.
Hanung Bramantyo menempatkan suasana kampung sederhana sebagai latar yang penting. Ikatan keluarga, keseharian yang serba terbatas, dan perjuangan anak-anak menghadapi keadaan hidup menjadi elemen yang dijaga agar cerita tetap terasa dekat bagi penonton Indonesia.
Adaptasi ini berangkat dari film karya sutradara Iran Majid Majidi yang dirilis pada 1997. Karya tersebut sempat masuk nominasi Academy Awards 1998 untuk kategori Best Foreign Language Film dan masih dikenal sebagai salah satu film keluarga paling emosional dari Asia.
Selain dua pemeran utama, film ini juga menghadirkan Andri Mashadi, Faradina Mufti, Muhadkly Acho, Reza Nangin, Oki Rengga, Lolox, dan Slamet Rahardjo. Kehadiran para pemain itu memperluas relasi dan lapisan emosi yang ingin dibangun dalam versi Indonesia ini.
Materi promosi awal yang dirilis di media sosial resmi MD Pictures menampilkan suasana kampung sederhana serta hubungan Ali dan Zahra sebagai pusat perhatian. Dari sana, versi Indonesia ingin menegaskan bahwa kisah lama ini tidak sekadar dipindahkan, tetapi dihidupkan kembali dengan penekanan pada kejujuran, ketulusan, dan kasih sayang dalam kesederhanaan.
Film Children of Heaven versi Indonesia dijadwalkan tayang di bioskop mulai 27 Mei 2026. Bagi penonton yang pernah tumbuh dengan versi originalnya, kehadiran adaptasi ini membuka peluang untuk kembali merasakan kisah sederhana yang sudah lama meninggalkan kesan kuat lintas generasi.
