Aston Martin DB12 S Hadir Lebih Tajam, Tetap Lembut Saat Dipakai Jarak Jauh

Author: Redaksi Android62

Aston Martin DB12 S langsung menegaskan posisinya sebagai versi yang lebih tajam dari DB12 standar, tetapi tetap membawa citra grand tourer paling mewah. Aston Martin menyebut model ini sebagai “super tourer” dan menempatkannya sebagai tolok ukur baru di kelas grand tourer, dengan fokus pada performa tambahan tanpa mengorbankan kenyamanan.

Perubahan pada mobil ini tidak dibuat ekstrem di permukaan, tetapi justru terasa lewat penyetelan yang lebih halus. Aston Martin mengutak-atik mesin, transmisi, sasis, dan pengereman agar DB12 S terasa lebih hidup, lebih responsif, dan lebih natural saat dikemudikan.

Tenaga naik, karakter ikut berubah

Di balik kap mesin, DB12 S masih memakai mesin 4,0 liter twin-turbo V-8. Namun tenaganya kini bertambah 20 hp sehingga total output mencapai 690 hp, sementara puncak torsinya tetap 590 lb-ft.

Aston Martin juga mengubah suplai bahan bakar, timing, dan tekanan boost untuk mendukung karakter mesin yang baru. Sistem knalpot titanium baru membantu memperlebar kurva torsi, sehingga tenaga terasa lebih merata di berbagai rentang putaran.

Transmisi otomatis delapan percepatan ikut direvisi agar perpindahan gigi lebih cepat. Kehadiran launch control baru juga memangkas akselerasi 0–60 mph menjadi 3,4 detik.

Sasis dibuat lebih komunikatif

Pembaruan terbesar lain datang dari bagian sasis. Anti-roll bar belakang dibuat lebih kaku, camber dibuat lebih agresif, dan perangkat lunak peredam disesuaikan agar mobil tetap stabil di kecepatan tinggi namun tetap lincah saat masuk tikungan.

Setelan itu juga memberi efek pada rasa berkendara harian. Aston Martin menyebut mobil ini punya travel suspensi yang terasa lebih panjang dan bantingan yang lebih lembut, sehingga kenyamanan tetap terjaga di jalan yang tidak rata.

Rack kemudi juga direvisi untuk mengurangi friksi di posisi lurus. Hasilnya, setir terasa lebih organik dan lebih mudah dibaca oleh pengemudi.

Rem dan pengendalian dibuat lebih presisi

Bagian pengereman tidak luput dari perhatian. Rem baja diganti dengan karbon keramik yang lebih ringan dan lebih tahan bekerja keras saat mobil dipacu agresif.

Perubahan ini membuat pengereman terasa lebih presisi dan lebih mudah dimodulasi. Di saat yang sama, daya henti tetap besar ketika DB12 S digunakan dengan tempo tinggi.

Electronic rear diff membantu mobil tetap mudah diarahkan ketika transisi kiri-kanan berlangsung cepat. Bahkan saat pegas berada di setelan paling lembut, kontrol bodi tetap disebut sangat baik.

Nyaman di rute nyata, bukan hanya di atas kertas

Saat diuji di rute dari San Fernando Valley di Los Angeles, melewati Santa Monica Mountains menuju Malibu lalu kembali lagi, DB12 S memperlihatkan sisi serbagunanya. Jalur itu memadukan tikungan sempit, jalan pegunungan yang lebar, permukaan kota yang berlubang, dan jalan bebas hambatan.

Dalam berbagai kondisi tersebut, mobil ini digambarkan melaju dengan elegan dan tanpa usaha berlebihan. Karakternya terasa “organic”, karena mobil mampu hidup saat melewati gelombang jalan, mengencang ketika masuk tikungan, lalu kembali rileks saat melaju lurus.

Mode berkendara memberi perbedaan yang jelas pada rasa mobil. Sport membuat respons lebih cepat, Sport+ membuatnya paling siap melesat, sedangkan GT mengembalikan suasana yang lebih tenang dan santai.

Tetap mewah, tetap sangat mahal

Di jalan lurus dan rute yang lebih terbuka, DB12 S tetap stabil dan nyaman. Beban kerja pengemudi terasa ringan, tetapi kemudi tetap membawa sensasi khas Inggris yang ringan dan taktil.

Saat rute mulai berkelok, setelan yang lebih sporty dinilai sedikit terlalu kaku untuk jalan canyon SoCal, meski tidak pernah benar-benar keras. Mode GT justru dianggap paling seimbang karena menjaga kenyamanan tanpa mengorbankan performa.

Aston Martin membuka harga DB12 S dari $300,100, atau sekitar $50.000 lebih mahal dari DB12 standar. Unit uji yang dibahas bahkan mencapai $400,300 setelah tambahan sekitar $35.000 untuk trim interior mewah, sekitar $30.000 untuk upgrade eksterior seperti exposed carbon fiber, dan $23,100 biaya tarif impor.

DB12 S juga datang dengan interior yang lebih mewah, paket aerodinamika standar dengan diffuser belakang berbentuk kotak, serta dukungan Apple CarPlay Ultra. Dibandingkan rival sekelasnya, karakter mobil ini dinilai punya keunggulan yang jelas, karena Ferrari bermesin depan tidak akan senyaman ini, Bentley Continental GT Speed tidak setajam ini, dan Rolls-Royce Spectre terlalu lembut.

Berita Terbaru