Asus ExpertBook Ultra Andalkan Keamanan Berlapis, Data Tetap Aman Meski Laptop Hilang

Author: Redaksi Android62

Asus menempatkan keamanan data sebagai nilai jual utama pada ExpertBook Ultra yang baru dibawa ke pasar Indonesia. Laptop bisnis premium ini dirancang agar informasi tetap terlindungi meski perangkat hilang atau dicuri.

Fokus itu membuat ExpertBook Ultra berbeda dari laptop kerja pada umumnya. Selain membawa performa tinggi untuk kerja modern, perangkat ini juga menonjolkan proteksi berlapis yang menyasar kebutuhan perusahaan dan profesional dengan mobilitas tinggi.

Proteksi saat perangkat berpindah tangan

Asus ExpertGuardian menjadi sorotan karena menggabungkan enkripsi hardware, TPM, Windows Hello IR, sensor sidik jari, dan penutup webcam. Asus menyebut rangkaian fitur ini dirancang untuk menjaga data perusahaan bila laptop jatuh ke tangan orang yang tidak berwenang.

Eric Khoven, Commercial Director ASUS Indonesia, mengatakan data yang tersimpan di dalam laptop tidak bisa diambil pihak tidak berwenang, bahkan jika SSD dipindahkan ke laptop lain. Klaim ini menegaskan bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada akses masuk perangkat, tetapi juga pada perlindungan penyimpanan di dalamnya.

AI diproses langsung di dalam laptop

Di sisi produktivitas, ExpertBook Ultra diposisikan sebagai Copilot+ PC yang mampu menjalankan fitur kecerdasan buatan secara lokal. Asus AI ExpertMeet dapat digunakan untuk mentranskripsikan obrolan, menerjemahkan bahasa, dan mengoptimasi kamera web tanpa bergantung pada cloud.

Asus menyebut pendekatan ini membuat pemrosesan AI lebih praktis untuk rapat daring dan pekerjaan harian. Perangkat ini ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9 Processor 388H generasi terbaru dengan NPU yang diklaim mampu mencapai 50 Trillion Operations Per Second atau TOPS.

Ringan, kuat, dan siap dibawa kerja lapangan

Dari sisi fisik, ExpertBook Ultra menggunakan panel Tandem OLED 14 inci dengan tingkat kecerahan puncak hingga 1.400 nits. Asus menyebut layarnya tetap nyaman dibaca saat digunakan di luar ruangan dengan cahaya terang.

Bobotnya hanya 1,1 kg, sementara bodinya memakai sasis premium dengan sertifikasi ketahanan US MIL-STD 810H. Eric juga menegaskan laptop ini tahan terhadap tekanan hingga 100 kg atau lebih, sehingga lebih aman saat masuk ke tas dan terhimpit barang lain ketika bepergian.

Performa dan daya tahan untuk mobilitas tinggi

Untuk mendukung kerja jarak jauh, perangkat ini dibekali RAM hingga 64GB LPDDR5x dan penyimpanan SSD hingga 2TB PCIe Gen 5. ExpertBook Ultra juga mendukung Wi-Fi 7 dan baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam.

Kombinasi tersebut menyasar kalangan profesional, eksekutif, dan perusahaan yang membutuhkan laptop bisnis premium dengan tenaga besar dan pemakaian panjang. Asus menempatkan ExpertBook Ultra sebagai perangkat kerja yang tidak hanya cepat, tetapi juga siap dipakai di berbagai kondisi mobilitas.

Asus juga menyiapkan lini laptop lain

Selain ExpertBook Ultra, Asus turut mengumumkan Zenbook Duo, Vivobook S14 dan 14 Flip, serta Zenbook S14 dan S16 OLED untuk pasar Indonesia. Zenbook Duo hadir dengan dual screen Asus Lumina Pro OLED, prosesor Intel Core Ultra Series 3 atau AMD Ryzen AI 400 series terbaru, dan NPU hingga 50 TOPS.

Asus menyebut Zenbook Duo mendapat penyempurnaan desain pada sudut antar layar agar pengalaman dua layar terasa lebih menyatu. Layar sentuh 14 inci pada model ini memiliki resolusi 3K, refresh rate 144Hz, response time 0,2ms, cakupan warna 100 persen DCI-P3, PANTONE Validated, dan tingkat kecerahan hingga 1.000 nits.

Source: www.liputan6.com
Berita Terbaru