Dua Layar OLED dan RTX 5090, Laptop Asus Rp129,7 Juta Ini Jelas Bukan Mainan

Asus ROG Zephyrus Duo (2026) varian GX651AX hadir dengan harga Rp129,7 juta, angka yang langsung menempatkannya di kelas sangat eksklusif. Pada level ini, laptop tersebut lebih dekat ke perangkat kerja berat ketimbang laptop konsumen biasa.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya harganya, melainkan juga pendekatan Asus yang tidak setengah hati dalam meracik komponennya. Mesin ini ditujukan untuk pengguna yang memang membutuhkan performa ekstrem dalam pekerjaan harian.

Dua layar OLED yang sama-sama lapang

Keunggulan paling mudah dikenali datang dari dua layar OLED 16 inci yang identik. Keduanya memakai resolusi 3K, refresh rate 120Hz, dan cakupan warna 100% DCI-P3.

Konfigurasi itu memberi ruang kerja yang sangat luas bagi kreator. Proses penyuntingan bisa tetap berjalan di layar utama, sementara panel lain seperti linimasa atau alat kerja tetap terlihat di layar kedua.

Perpaduan Core Ultra 9 dan RTX 5090

Di sektor performa, Asus membekali perangkat ini dengan Intel Core Ultra 9 386H berkonfigurasi 16-core. Dukungan grafisnya datang dari NVIDIA GeForce RTX 5090 Laptop GPU dengan VRAM 24GB GDDR7.

GPU berbasis arsitektur Blackwell itu diklaim sanggup menghasilkan komputasi AI hingga 1824 AI TOPS. Kombinasi ini ditujukan untuk desain 3D berat, rendering video 8K, hingga eksekusi program kecerdasan buatan lokal.

Pendinginan dibuat untuk beban kerja panjang

Komponen kelas atas seperti ini hampir selalu membawa persoalan panas yang serius. Karena itu, Asus menyiapkan sistem pendinginan pintar berbasis vapor chamber dan material isolasi grafit nano.

Rancangannya diarahkan agar performa tetap stabil saat laptop dipakai lama, termasuk ketika menjalankan gim AAA pada setelan grafis tertinggi. Pada perangkat semahal ini, kestabilan sering lebih menentukan daripada angka spesifikasi semata.

Memori besar untuk pekerjaan yang tidak ringan

Asus juga menyematkan RAM 64GB LPDDR5X dan SSD PCIe Gen 5 berkapasitas 2TB. Spesifikasi tersebut mempertegas bahwa Zephyrus Duo bukan sekadar laptop gaming, tetapi juga perangkat untuk komputasi berat.

Bagi pengguna kasual, paket seperti ini memang terasa berlebihan. Namun bagi kreator profesional, animator, pengembang AI, dan kolektor perangkat kelas atas, komposisi tersebut justru menjadi alasan utama untuk meliriknya.

Di atas kertas, Zephyrus Duo RTX 5090 lebih pantas disebut sebagai laboratorium komputasi portabel. Laptop ini menyasar pengguna yang membutuhkan performa tanpa kompromi dan ruang kerja yang benar-benar luas dalam satu perangkat.

Karena itu, label mahal pada perangkat ini tidak otomatis terlihat sekadar pamer. Untuk kelompok pengguna yang dapat memanfaatkan dua layar, GPU flagship, dan RAM besar setiap hari, harga Rp129,7 juta bisa saja terbaca sebagai investasi yang masih masuk akal.

Berita Terkait