Australia U-19 memastikan diri sebagai juara Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan Thailand 2-0 pada laga final di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Kemenangan itu sekaligus menegaskan status Young Socceroos sebagai tim tersukses sepanjang sejarah turnamen dengan koleksi enam gelar.
Gol penentu datang pada momen yang berbeda di tiap babak. Australia membuka keunggulan melalui sundulan Alexander Lech Garbowski pada menit ke-41, lalu Beckham Backer memastikan trofi lewat gol di masa injury time, tepatnya menit ke-90+7.
Australia tampil efisien saat tekanan Thailand meningkat
Final berlangsung dalam tempo ketat karena Thailand berusaha menguasai ritme dan menekan sejak awal. Namun, Australia tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang yang muncul dan menjaga disiplin di lini belakang.
Situasi sepak pojok menjadi awal keunggulan Australia. Umpan Lawrence Wong dari sisi lapangan disambut Garbowski dengan tandukan keras yang tidak mampu dijangkau kiper Thailand, membuat Australia menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Memasuki babak kedua, Thailand meningkatkan intensitas serangan untuk mencari gol penyeimbang. Meski begitu, pertahanan Australia tetap rapat dan mampu meredam ancaman lawan sampai akhir pertandingan.
Rekor baru untuk Young Socceroos
Trofi di Deli Serdang menambah panjang daftar sukses Australia di level U-19 kawasan Asia Tenggara. Sebelum edisi ini, Australia sudah menjadi juara pada 2006, 2008, 2010, 2016, dan 2019.
Dengan tambahan gelar tersebut, Australia kini unggul dalam daftar peraih trofi terbanyak turnamen ini. Pencapaian itu juga menguatkan reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola kelompok usia di kawasan ini.
Thailand sendiri harus puas sebagai runner-up. Mereka tetap termasuk tim paling konsisten dengan lima gelar juara, tetapi gagal meraih gelar keenam setelah tampil habis-habisan di partai puncak.
Indonesia menutup turnamen di peringkat ketiga
Sebelum final, Indonesia terlebih dahulu memastikan posisi ketiga lewat kemenangan tipis 1-0 atas Kamboja di stadion yang sama. Hasil itu menjadi penutup yang cukup baik bagi skuad Garuda Muda di hadapan publik sendiri.
Nova Arianto menilai hasil tersebut tetap penting sebagai bahan evaluasi menuju agenda berikutnya. Ia menegaskan bahwa masih banyak hal yang harus dibenahi sebelum tim tampil di Kualifikasi Piala Asia di Laos.
“Masih banyak yang harus kita benahi dan tentunya evaluasi demi evaluasi akan terus kita lakukan demi bisa lebih baik lagi ke depannya,” ujar Nova. Ia menambahkan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi modal untuk menghadapi tantangan selanjutnya.
Hasil penutup turnamen
| Hasil | Keterangan |
|---|---|
| Australia 2-0 Thailand | Final Piala AFF U-19 2026 |
| Indonesia 1-0 Kamboja | Perebutan tempat ketiga |
| Australia | Juara |
| Indonesia | Peringkat ketiga |
| Thailand | Runner-up |
Pelatih Australia Richard Garcia menilai kemenangan timnya lahir dari kerja keras dan kedisiplinan para pemain sepanjang laga. Menurut dia, setiap pemain menjalankan tanggung jawab masing-masing dengan baik, dan hal itu menjadi kunci keberhasilan Young Socceroos mengangkat trofi di Deli Serdang.
Source: mediaindonesia.com






