AXA Mandiri semakin agresif menjadikan ajang lari sebagai pintu masuk untuk akuisisi nasabah. Perusahaan tidak lagi memandang sponsorship sebagai urusan pemasangan logo, melainkan sebagai ruang bertemu calon nasabah, mengedukasi masyarakat, dan membangun prospek baru.
Pola itu terlihat dalam keterlibatan AXA Mandiri sebagai Official Insurance Partner Mandiri Jogja Marathon. Bagi perusahaan, kegiatan olahraga seperti ini memberi akses langsung ke peserta yang memiliki gaya hidup aktif dan lebih terbuka terhadap layanan perlindungan yang relevan.
Peserta Lari Dinilai Menjadi Segmen Paling Menjanjikan
Direktur Kepatuhan AXA Mandiri Rudy Kamdani menilai peserta ajang lari merupakan kelompok yang potensial, terutama generasi Z dan milenial. Kelompok usia produktif itu dianggap semakin sadar kesehatan, terbiasa menggunakan layanan digital, dan berpeluang menjadi nasabah jangka panjang.
Menurut Rudy, kebutuhan perlindungan pada kelompok ini biasanya berkembang seiring fase hidup. Kebutuhan itu dapat dimulai dari perlindungan kesehatan dan jiwa, lalu bergeser ke perencanaan pendidikan anak hingga pensiun.
Pendekatan tersebut membuat event olahraga dipandang sebagai saluran yang relevan untuk memperkenalkan proteksi sejak dini. Di saat yang sama, AXA Mandiri dapat menyampaikan pentingnya asuransi secara lebih dekat kepada peserta yang memang menjadi target utama.
Interaksi Langsung Dipakai untuk Literasi Asuransi
Kepada Bisnis, Rudy menyebut momen olahraga memberi kesempatan bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan calon nasabah. Dari ruang inilah AXA Mandiri ingin memperkenalkan solusi dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
Perusahaan menempatkan event lari bukan hanya sebagai kanal promosi, tetapi juga sebagai sarana literasi asuransi. Dengan cara itu, pesan perlindungan bisa disampaikan dalam suasana yang lebih dekat dengan gaya hidup masyarakat aktif.
Mitigasi Risiko Disiapkan Bersamaan dengan Sponsorship
Di balik strategi pemasaran tersebut, AXA Mandiri juga menyiapkan mitigasi risiko untuk penyelenggaraan event berskala besar. Perusahaan bekerja sama dengan panitia, marshal, dan penyelenggara acara agar perlombaan berjalan aman bagi peserta.
Layanan pemeriksaan kesehatan juga disediakan saat pengambilan race pack dan pada kegiatan pemanasan atau shake out run sehari sebelum lomba. Selain itu, AXA Mandiri menyiapkan proses klaim yang sederhana dan responsif agar peserta yang mengalami risiko bisa mendapat pendampingan cepat.
| Aspek | Langkah AXA Mandiri | Tujuan |
|---|---|---|
| Sponsorship event lari | Menjadi Official Insurance Partner di Mandiri Jogja Marathon | Mendekatkan layanan perlindungan ke calon nasabah |
| Edukasi nasabah | Interaksi langsung dan penyampaian pentingnya perlindungan | Meningkatkan literasi asuransi |
| Mitigasi risiko | Koordinasi dengan panitia, marshal, penyelenggara, serta pemeriksaan kesehatan | Menjaga keamanan peserta dan mempercepat penanganan klaim |
Dalam ajang Mandiri Jogja Marathon, ribuan peserta juga memperoleh perlindungan asuransi selama perlombaan berlangsung. Bagi AXA Mandiri, pengalaman itu menjadi bukti langsung manfaat perlindungan, bukan sekadar pesan promosi.
Ke depan, perusahaan melihat sponsorship pada ajang olahraga maupun kegiatan gaya hidup lain masih memiliki prospek di tengah persaingan industri asuransi. Rudy menegaskan strategi tersebut akan tetap relevan selama produk dan layanan yang ditawarkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“AXA Mandiri percaya, produk dan layanan yang relevan akan menjadi kunci untuk menjadi unggul di tengah ketatnya persaingan,” ujarnya.
Source: finansial.bisnis.com






