Ayam yang sudah masuk kulkas tetap bisa cepat busuk jika suhu penyimpanan tidak stabil. Pendingin hanya memperlambat pertumbuhan bakteri, bukan menghentikannya sepenuhnya.
Karena itu, masa simpan tetap menjadi faktor penting yang sering diabaikan. Jika ayam disimpan terlalu lama, kualitas rasa dan teksturnya bisa turun meski tampak masih baik dari luar.
1. Suhu kulkas yang tidak tepat
Suhu penyimpanan menjadi pemicu paling utama dalam menjaga ayam tetap awet. U.S. Department of Agriculture menyarankan daging disimpan di bawah 40⁰F atau 4⁰C agar pertumbuhan bakteri tidak cepat meningkat.
Jika suhu berada di rentang 40⁰F atau 4⁰C hingga 140⁰F atau 60⁰C, bakteri dapat berkembang biak lebih cepat dan mutu daging turun. Dalam kondisi dingin yang stabil, ayam segar utuh maupun ayam potong, termasuk jeroan dan daging giling, biasanya hanya bertahan 1-2 hari di kulkas.
2. Dibiarkan terlalu lama di penyimpanan
Meski suhu sudah benar, ayam tetap tidak bisa disimpan tanpa batas waktu. USDA menyebut ayam yang sudah diolah umumnya bertahan tiga hingga empat hari, sementara ayam mentah tetap perlu segera diolah agar tidak membusuk.
Healthline juga menekankan bahwa daging akan membusuk secara perlahan seiring waktu, baik di kulkas maupun freezer. Artinya, lamanya penyimpanan tetap harus diperhatikan walau daging belum menunjukkan perubahan mencolok.
| Jenis Ayam | Daya Simpan di Kulkas | Catatan |
|---|---|---|
| Ayam segar utuh | 1-2 hari | Termasuk kategori daging mentah |
| Ayam potong, jeroan, dan daging giling | 1-2 hari | Perlu suhu di bawah 4⁰C |
| Ayam yang sudah diolah | 3-4 hari | Masih harus diawasi masa simpannya |
3. Wadah penyimpanan kurang higienis
Cara menyimpan ayam juga ikut menentukan kebersihan daging. Sebelum dibekukan, wadah sebaiknya kedap udara agar ayam tidak mudah terpapar kontaminasi dari luar.
Aaron Taub, pemilik dan pemimpin My Professional Organizer di Dallas, Texas, menyarankan penggunaan wadah kaca tertutup dibanding plastik untuk menjaga kehigienisan. Ia menilai penyimpanan daging mentah dalam plastik terasa kurang nyaman karena ada potensi kontaminasi silang.
4. Kondisi ayam sejak awal memang sudah kurang baik
Masalah lain sering bermula sebelum ayam masuk kulkas. Saat membeli di pasar atau supermarket, warna, aroma, tekstur, dan permukaan kulit perlu diperiksa karena kualitas awal sangat memengaruhi daya simpan.
Ayam mentah yang segar semestinya berwarna merah muda pucat dengan lemak putih. Jika warnanya berubah menjadi abu-abu atau hijau dan lemaknya kuning, itu merupakan tanda pembusukan.
Ayam segar juga biasanya hanya memiliki aroma sangat ringan atau bahkan tidak berbau. Teksturnya tampak mengilap dan agak lembut, tetapi tidak lengket, berlendir, atau berminyak.
Dengan memperhatikan suhu, lama simpan, wadah, dan kondisi awal daging, risiko ayam busuk di kulkas bisa ditekan. Jika salah satu faktor itu terabaikan, ayam tetap dapat rusak meski baru beberapa hari disimpan.
