Ayu Ting Ting Tak Kuasa Menangis, Ruben Onsu Buka Suara soal Sulit Bertemu Anak

Ruben Onsu mengaku kesulitan bertemu dengan anak-anaknya di tengah konflik yang masih berlangsung dengan mantan istrinya, Sarwendah. Pengakuan itu membuat suasana program Brownis berubah haru, terlebih ketika Ayu Ting Ting menunjukkan reaksi emosional yang tak mampu ia sembunyikan.

Dalam momen tersebut, Ayu terlihat berusaha menguatkan Ruben di hadapan kamera. Ia menilai sahabat sekaligus rekan kerjanya itu sebagai sosok yang tidak hanya baik, tetapi juga sangat bertanggung jawab dalam menjalani pekerjaannya.

Ayu menyebut Ruben sebagai pekerja keras

Di tengah obrolan yang kian berat, Ayu menegaskan bahwa Ruben adalah pribadi yang ia kenal sebagai pekerja keras. Ia bahkan menyampaikan bahwa Ruben selalu serius saat bekerja dan tidak pernah datang terlambat.

“Dia tuh pekerja keras, luar biasa, nggak pernah telat,” ujar Ayu dengan suara terbata-bata. Ucapan itu memperlihatkan besarnya simpati Ayu terhadap situasi yang sedang dihadapi Ruben.

Kepedulian Ayu tidak berhenti pada pujian. Ia juga menyoroti dedikasi Ruben yang selama ini tampak konsisten dalam menjalani peran sebagai figur publik dan ayah.

Curhat Ruben soal jarak dengan anak-anak

Ruben kemudian menceritakan bahwa aksesnya untuk bertemu anak-anak menjadi terbatas. Ia mengaku kondisi tersebut membuatnya kecewa karena merasa kehilangan banyak momen penting bersama buah hatinya.

Situasi itu menjadi semakin emosional karena berkaitan langsung dengan konflik keluarga yang belum selesai. Dari sini, suasana studio berubah jauh lebih berat dibanding obrolan ringan yang terjadi di awal program.

Di sisi lain, perhatian publik juga tertuju pada keputusan Ruben menghentikan pemberian nafkah bulanan anak sebesar Rp225 juta kepada Sarwendah. Ruben menegaskan langkah tersebut bukan bentuk pengabaian tanggung jawab sebagai ayah, melainkan protes atas keadaan yang menurutnya membuat pertemuan dengan anak-anak semakin sulit.

Doa dan dukungan untuk Ruben

Selain menangis, Ayu juga mendoakan agar Ruben diberi kesehatan, kekuatan, dan ketabahan untuk menghadapi ujian yang sedang berjalan. Ia menekankan bahwa Ruben tidak sendirian karena masih banyak orang yang peduli kepadanya.

Dukungan itu membuat Ruben tampak terdiam dan berusaha menahan emosinya. Momen tersebut memperlihatkan kedekatan keduanya di luar peran mereka sebagai figur publik yang kerap tampil ceria di layar kaca.

Empati Ayu menjadi penegasan bahwa di balik sorotan publik, ada hubungan pertemanan yang telah terjalin lama. Dalam suasana yang sarat emosi itu, ia memilih hadir sebagai sahabat yang mencoba menguatkan saat Ruben berada dalam masa yang berat.

Source: www.suara.com

Berita Terkait