Bagnaia Podium, Marquez Jatuh Menjelang Finis, Jorge Martin Menang Dari Posisi Delapan di Le Mans

Author: Redaksi Android62

Jorge Martin tampil sebagai pemenang Sprint Race MotoGP Prancis di Le Mans setelah memulai balapan dari posisi kedelapan. Hasil itu langsung menempatkannya sebagai sorotan utama, karena ia mampu mengambil alih jalannya lomba sejak awal dan mempertahankan posisi terdepan sampai garis finis.

Balapan sprint selama 13 putaran itu juga menghadirkan drama besar bagi Marc Marquez. Pebalap yang старт dari posisi kedua tersebut justru terjatuh menjelang lap terakhir dan tidak berhasil menyelesaikan lomba.

Start agresif mengubah peta balapan

Francesco Bagnaia sejatinya memulai dari pole position, dengan Marc Marquez di posisi kedua dan Marco Bezzecchi di urutan ketiga. Namun, Martin bergerak cepat begitu lampu start padam dan langsung menekan dari baris ketiga.

Ia mengambil alih posisi terdepan setelah melewati tikungan kedua dari sisi luar dan tikungan ketiga dari sisi dalam. Manuver itu membuat rider Aprilia tersebut segera berada di depan dan mulai mengendalikan balapan.

Di fase awal, Bezzecchi sempat membuntuti Martin. Bagnaia kemudian ikut menekan dari belakang, sementara formasi di rombongan terdepan terus berubah.

Fabio Quartararo sempat naik ke posisi keempat, sedangkan Marquez turun ke posisi kelima pada awal lomba. Situasi itu memperlihatkan betapa cepatnya persaingan berubah di Le Mans hanya dalam beberapa tikungan.

Martin menjaga jarak, rival saling bergeser

Martin berhasil mempertahankan keunggulan hingga lap ketiga dengan selisih 1,112 detik dari para pesaingnya. Di belakangnya, Bagnaia sukses melewati Bezzecchi dan mulai membentuk tekanan yang lebih nyata di barisan depan.

Marquez sendiri terus kehilangan posisi setelah disalip Pedro Acosta dan Joan Mir. Dari awal yang menjanjikan, ia justru makin terdesak oleh para rival yang datang dari belakang.

Memasuki fase pertengahan, pertarungan di kelompok depan makin rapat. Enea Bastianini dan Fabio Di Giannantonio kemudian terjatuh, sehingga daftar pebalap yang gagal menyelesaikan balapan bertambah.

Pada putaran ketujuh, Martin masih memimpin dengan keunggulan 1,266 detik atas Bagnaia. Di belakang mereka, Bagnaia juga mulai menjauh dari Bezzecchi dengan selisih 1,339 detik, sehingga posisi podium perlahan terlihat lebih jelas.

Marquez crash jelang finis

Drama terbesar datang ketika balapan hampir berakhir. Marquez terjatuh di tikungan ke-13 menjelang lap terakhir, dan insiden itu disebut sebagai highside.

Kecelakaan tersebut membuatnya terpelanting sebelum bangun dalam kondisi terpincang-pincang. Dari posisi start kedua, ia akhirnya gagal membawa pulang hasil finis setelah crash di momen yang paling menentukan.

Martin tetap tenang sampai akhir dan menyentuh garis finis sebagai juara sprint. Bagnaia mengamankan posisi kedua, sementara Bezzecchi melengkapi podium di urutan ketiga.

Di belakang tiga besar, Pedro Acosta finis keempat, disusul Fabio Quartararo di posisi kelima dan Joan Mir di urutan keenam. Ai Ogura menempati posisi ketujuh, sedangkan Alex Marquez menutup delapan besar.

Johann Zarco finis ke-10 dan Fermin Aldeguer berada di posisi ke-11. Brad Binder menempati urutan ke-12, sementara Alex Rins, Toprak Razgatlioglu, Jack Miller, dan Fabio Di Giannantonio juga tercatat sebagai finisher di barisan terdepan berikutnya.

Hasil di Le Mans menegaskan betapa cepat keadaan bisa berbalik dalam balapan sprint. Martin yang start dari posisi kedelapan justru keluar sebagai pemenang, sedangkan Marquez yang memulai dari baris depan harus pulang tanpa hasil setelah terjatuh menjelang finis.

Source: sport.detik.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru