Layar 15,6 Inci dan Jarak 425 Km, BAIC T1 Siap Menguji Pasar EV Indonesia

BAIC T1 berpeluang menjadi model mobil listrik baterai pertama BAIC yang dipasarkan resmi di Indonesia. Jika tidak ada perubahan, jadwal peluncurannya disebut akan berlangsung pada Juli 2026.

Kehadiran model ini menjadi penting karena selama ini BAIC Indonesia baru memiliki satu kendaraan elektrifikasi, yakni BJ30 HEV. Sementara itu, BJ40 Plus dan X55 II masih mengandalkan mesin pembakaran internal.

Jarak tempuh paling jauh mencapai 425 km

Di pasar China, BAIC T1 hadir dalam lima varian dengan dua pilihan jarak tempuh. Versi terjauh mampu menempuh hingga 425 km dalam sekali pengisian daya, sedangkan versi lain menawarkan daya jelajah 320 km.

Seluruh varian memakai motor listrik 70 kW atau sekitar 94 dk. Untuk versi 425 km, BAIC membekalinya dengan baterai LFP 42,3 kWh dari CALB.

Kabin modern dengan layar 15,6 inci

Masuk ke bagian interior, BAIC T1 mengandalkan panel instrumen digital LCD 8,8 inci dan layar sentuh floating 15,6 inci. Layar besar itu menjadi pusat pengaturan fitur kendaraan sekaligus sistem hiburan.

Tata letak dashboard dibuat minim tombol agar kabin terasa lebih bersih dan futuristis. BAIC juga menambahkan fitur Extreme Clean Cabin, yang menggunakan material kabin berlapis nano anti-noda dan diklaim aman digunakan bahkan untuk bayi.

Selain itu, kabin BAIC T1 dirancang dengan tingkat emisi senyawa volatil atau VOC yang rendah. Tujuannya menjaga kualitas udara di dalam mobil tetap nyaman selama perjalanan.

Dimensi kompak tetapi tetap lapang

Walau masuk segmen hatchback listrik kompak, BAIC T1 punya ukuran yang cukup besar di kelasnya. Mobil ini memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, dan wheelbase 2.770 mm.

Jarak sumbu roda 2,77 meter menjadi salah satu modal penting untuk kenyamanan kabin. Ukuran itu memberi peluang ruang duduk yang lebih lega untuk kebutuhan harian maupun perjalanan bersama keluarga.

Desain Arc-Flow dengan karakter minimalis

BAIC T1 lahir dari sub-brand Arcfox, lini BAIC yang berfokus pada kendaraan energi baru dan mobil listrik. Di pasar domestik, Arcfox T1 sudah berhadapan dengan model populer seperti BYD Dolphin dan Geely Xingyuan.

Dari sisi luar, mobil ini mengusung filosofi desain Arc-Flow yang menonjolkan kesan modern dan futuristis. Bagian depan tampil bersih dengan lampu utama terhubung horizontal dan logo kecil di tengah, sementara sisi sampingnya diperkuat pelek aluminium alloy 18 inci berdesain multi-spoke.

Jika benar masuk ke Indonesia sesuai jadwal, BAIC T1 bisa menjadi pilihan baru di segmen mobil listrik kompak. Paket desain, kabin berteknologi, dan jarak tempuh yang mencapai 425 km akan menjadi modal awal yang menarik, tetapi strategi harga tetap akan sangat menentukan penerimaan pasar.

Source: moladin.com

Berita Terkait