BAIC T1 langsung mencuri perhatian karena hadir di Indonesia hanya dalam satu varian, tetapi membawa klaim jarak tempuh di atas 310 kilometer berdasarkan pengujian WLTC. Mobil listrik ini juga dibekali baterai lithium iron phosphate 42,3 kWh dan motor listrik 70 kW atau setara 94 tenaga kuda.
Di atas kertas, kombinasi itu menempatkan T1 sebagai salah satu opsi baru di pasar mobil listrik Tanah Air. BAIC juga menargetkan mobil ini sebagai kendaraan harian dengan efisiensi operasional yang lebih baik bagi pengguna perkotaan.
Satu varian untuk langkah awal di Indonesia
Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, Dhani Yahya, menyebut keputusan membawa satu varian dilakukan secara sengaja sebagai langkah awal mengenalkan BAIC T1 ke pasar nasional. Ia menegaskan bahwa model ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang BAIC Indonesia di segmen kendaraan energi baru.
Dalam peluncuran di Alam Sutera, Tangerang, Dhani mengatakan, “Kita bawa satu varian. saat ini kita masukkan satu varian.” Pernyataan itu menegaskan bahwa untuk sementara konsumen Indonesia belum mendapat pilihan lain selain varian tunggal tersebut.
Dimensi besar dan kabin dibuat lega
BAIC T1 dikembangkan dari sub-brand BAIC Group, Arcfox, dan masuk ke segmen hatchback crossover. Secara desain, mobil ini mengusung filosofi Arc-Flow dengan tampilan modern dan minimalis yang dipadukan dengan lampu depan terhubung dan logo kecil di bagian tengah.
Dimensinya tergolong besar untuk kelasnya, yakni panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.572 mm, ground clearance 181 mm, serta jarak sumbu roda 2.770 mm. BAIC mengklaim ukuran tersebut membuat kabin terasa lebih lega dibandingkan sejumlah kompetitor di segmen yang sama.
| Aspek | BAIC T1 |
|---|---|
| Varian | 1 varian |
| Motor listrik | 70 kW atau setara 94 tenaga kuda |
| Baterai | Lithium iron phosphate 42,3 kWh |
| Jarak tempuh | Di atas 310 km berdasarkan WLTC |
| Kecepatan maksimal | 150 km per jam |
Fitur yang disiapkan untuk kebutuhan harian
Di dalam kabin, BAIC T1 memakai panel instrumen digital LCD 8,8 inci dan layar sentuh mengambang 15,6 inci sebagai pusat kontrol kendaraan dan hiburan. Tata letak ini dipadukan dengan konektivitas smartphone serta pembaruan perangkat lunak lewat udara atau OTA.
Untuk kenyamanan, mobil ini juga dibekali panoramic glass roof seluas 2,34 meter persegi. Selain itu, ada fitur Extreme Clean Cabin yang menggunakan material interior berlapis anti-noda berbasis nano dan disebut aman bagi bayi.
Pengisian daya dan harga
BAIC mengklaim T1 dapat mengisi daya dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu kurang dari 25 menit. Untuk pasar Indonesia, harga jualnya diperkirakan berada di kisaran Rp300 jutaan.
Pemesanan sudah dibuka dengan tanda jadi Rp5 juta, sehingga konsumen yang tertarik dapat lebih awal mengamankan unitnya. Dengan satu varian, fitur yang cukup lengkap, dan jarak tempuh yang diklaim melampaui 310 kilometer, BAIC T1 menjadi pintu masuk BAIC Indonesia untuk memperluas kehadirannya di segmen kendaraan energi baru.
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| Panoramic glass roof | 2,34 meter persegi |
| Pengisian daya | 30 persen ke 80 persen dalam kurang dari 25 menit |
| Tanda jadi pemesanan | Rp5 juta |







