Yadea menunjukkan OSTA P dan Velax U mampu menempuh lebih dari 150 kilometer dalam sekali pengisian daya saat diuji di jalur antarkota dengan medan yang berat. Pencapaian itu menjadi sorotan karena pengujian tidak dilakukan di lintasan yang mudah, melainkan di rute Bandung menuju Bogor yang punya kombinasi tanjakan, turunan, dan kondisi jalan ekstrem.
Pemilihan rute tersebut memberi gambaran yang lebih dekat dengan situasi nyata di lapangan. Jalur yang melintasi kawasan Puncak dan Sasak Rajamandala itu menjadi arena untuk melihat bagaimana motor listrik bekerja ketika dipaksa menghadapi kontur jalan naik turun dan permukaan yang tidak selalu ideal.
Pengujian di medan yang tidak ringan
Langkah ini memperlihatkan bahwa fokus Yadea tidak hanya pada penggunaan harian di kota. Melalui uji jalan jauh, dua model andalannya diposisikan untuk membuktikan kemampuan jelajah yang lebih luas, termasuk untuk kebutuhan perjalanan antarkota.
Medan Bandung-Bogor dipilih karena menuntut efisiensi energi sekaligus ketahanan baterai. Saat motor listrik melewati tanjakan curam dan turunan tajam, sistem penggerak harus bekerja lebih keras, sehingga hasil pengujian menjadi lebih representatif dibandingkan rute yang datar.
VP & GM Penjualan dan Pemasaran Yadea Indonesia, Andy Luo, menegaskan tujuan pengujian tersebut. Ia menyampaikan bahwa motor listrik saat ini tidak hanya ditujukan untuk pemakaian di perkotaan, tetapi juga harus mumpuni untuk perjalanan antarkota.
Teknologi pendukung selama perjalanan
Dalam pengujian itu, Yadea mengandalkan AiGO atau Intelligent Riding System untuk mengelola baterai secara real-time. Sistem ini membantu distribusi energi tetap efisien sekaligus menjaga status daya agar tetap terpantau sepanjang perjalanan.
Pengelolaan daya menjadi bagian penting karena konsumsi energi sangat dipengaruhi karakter jalan. Dengan pemantauan yang berjalan terus-menerus, sistem tersebut membantu motor menjaga penggunaan energi tetap optimal saat berpindah dari satu segmen jalan ke segmen berikutnya.
Yadea juga membekali motor dengan iControl atau Intelligent Control System. Teknologi ini mencakup Traction Control System atau TCS dan Hill Descent Control atau HDC untuk mendukung keselamatan serta kendali di lintasan menantang.
TCS berfungsi membantu traksi saat motor melewati permukaan jalan yang sulit, sedangkan HDC membantu menjaga stabilitas ketika motor melintasi turunan tajam. Dua fitur itu menjadi relevan di jalur seperti Puncak yang dikenal punya kondisi jalan yang berubah-ubah.
Pembuktian daya jelajah dan stabilitas
Hasil uji ini memperkuat posisi OSTA P dan Velax U sebagai motor listrik yang tidak hanya mengandalkan efisiensi di area perkotaan. Kombinasi jarak tempuh lebih dari 150 kilometer, rute ekstrem, dan dukungan sistem pintar menjadi inti pembuktian performa keduanya.
Bagi calon pengguna, pengujian di jalur Bandung-Bogor memberi konteks yang lebih jelas tentang kemampuan motor listrik saat dipakai dalam perjalanan yang lebih jauh. Data itu juga menunjukkan bahwa efisiensi energi dan keselamatan dapat berjalan bersamaan dalam satu paket pengembangan produk.
OSTA P dan Velax U pun tampil sebagai opsi yang tidak hanya cocok untuk mobilitas harian, tetapi juga untuk kebutuhan perjalanan dengan karakter jalan yang beragam. Di tengah perhatian pasar pada motor listrik berdaya jelajah jauh, hasil uji tersebut menjadi salah satu penanda kemampuan produk Yadea dalam menghadapi medan yang lebih menantang.







