Bank Jateng Borong 9 Penghargaan IOBS 2026, Inovasi Digitalnya Makin Menguat

Bank Jateng pulang dengan sembilan penghargaan dari 2nd Indonesia Operations Banking Summit (IOBS) 2026, capaian yang menegaskan kuatnya langkah inovasi digital bank daerah tersebut. Dari total penghargaan itu, delapan di antaranya berstatus Diamond Award dan satu lainnya Gold Award.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang bertema “Journey to World Class Operations” yang digelar di Swiss Hotel PIK Avenue, Jakarta, pada 13–16 April 2026. Di tengah persaingan ketat, pencapaian Bank Jateng menempatkannya sebagai salah satu peserta paling menonjol pada kompetisi operasional perbankan nasional itu.

Keikutsertaan sembilan tim Bank Jateng membuahkan hampir seluruh penghargaan tertinggi

Dalam ajang yang diinisiasi Forum Komunikasi Direktur Operasional Perbankan (FKDOP) tersebut, Bank Jateng mengirim sembilan tim terbaiknya. Total peserta mencapai 223 tim dari 104 bank di seluruh Indonesia, yang terdiri atas bank umum, bank pembangunan daerah, dan bank syariah.

Dari sembilan tim yang tampil, hampir semuanya meraih penghargaan tertinggi. Capaian itu hadir dari berbagai lini, mulai dari operasional, inovasi digital, teknologi sistem informasi, hingga bisnis kelembagaan dan komersial.

UnitInisiatifPenghargaan
Divisi OperasionalQSMARTDiamond
Divisi OperasionalCard Handling System/CHSDiamond
Divisi OperasionalCredit Operational Monitoring/COMGold
Divisi Digital InnovationEkosistem Bantuan Sosial/BPMKSDiamond
Divisi Digital InnovationSmart BillingDiamond
Divisi Digital InnovationDigiloanDiamond
Divisi TSIIntegrasi SIPDDiamond
Divisi TSILoan FactoryDiamond
Divisi Bisnis Kelembagaan dan KomersialE-TiketDiamond

Digitalisasi jadi penopang utama capaian

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko menyebut keberhasilan tersebut lahir dari kerja keras seluruh insan Bank Jateng. Ia menilai keikutsertaan di IOBS 2026 menjadi ruang penting untuk menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan benar-benar memberi nilai tambah bagi proses bisnis dan layanan masyarakat.

Bambang juga menegaskan bahwa sinergi antarunit kerja ikut memperkuat hasil yang diraih. Menurut dia, fokus perusahaan dalam mendorong digitalisasi menjadi salah satu faktor yang menopang capaian di ajang itu.

Bank Jateng menyatakan akan terus mengembangkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan pemerintah daerah. Arah pengembangan itu ditujukan bukan hanya untuk memperkuat kinerja internal, tetapi juga mendukung ekosistem layanan publik dan perekonomian daerah.

Ajang tahunan untuk standar operasional kelas dunia

IOBS dikenal sebagai ajang tahunan yang mendorong kolaborasi, pertukaran wawasan, dan penonjolan inovasi operasional perbankan. Forum ini juga menjadi wadah bagi bankir dan praktisi operasional untuk menampilkan solusi yang telah diterapkan di masing-masing institusi.

Bagi Bank Jateng, capaian sembilan penghargaan ini menjadi sinyal bahwa strategi inovasi yang dijalankan mendapat pengakuan di level nasional. Persaingan yang melibatkan 223 tim dari 104 bank sekaligus memperlihatkan bahwa pencapaian tersebut tidak datang dari kompetisi yang ringan.

Bank Jateng menargetkan bisa terus memperkuat posisinya sebagai bank pembangunan daerah yang adaptif dan kompetitif. Ambisi itu diarahkan agar institusi tersebut mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global dengan standar operasional kelas dunia.

Source: jogja.antaranews.com

Berita Terkait