HONOR menegaskan bahwa kehadirannya di Indonesia masih berlanjut dan tidak ada rencana untuk meninggalkan pasar domestik. Di saat publik sempat bertanya-tanya karena aktivitas merek ini terkesan meredup, perusahaan justru sedang menyiapkan sejumlah langkah baru untuk memperkuat posisi bisnisnya di Tanah Air.
Fokus itu tidak hanya berhenti pada perangkat baru. HONOR juga tengah menata ulang layanan pelanggan dan purna jual agar pengalaman pengguna di Indonesia menjadi lebih baik, sekaligus menopang rencana peluncuran produk yang sudah masuk tahap persiapan.
Komitmen yang ditegaskan ke publik
Head of Public Relations HONOR Indonesia, Aryo Meidianto Aji, menyampaikan bahwa perusahaan memahami kekhawatiran pelanggan yang melihat HONOR jarang tampil di hadapan publik belakangan ini. Menurut dia, kondisi itu sempat memunculkan dugaan bahwa HONOR akan pergi dari Indonesia.
Namun, Aryo menegaskan hal yang sebaliknya. “Kami mendengar kekhawatiran pelanggan akhir-akhir ini karena HONOR jarang tampil ke publik. Wajar jika kemudian muncul isu bahwa kami akan pergi. Namun, kami ingin menegaskan bahwa HONOR tidak ke mana-mana, komitmen kami di sini adalah untuk jangka panjang,” ujarnya melalui keterangan tertulis.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa HONOR ingin menjaga kepercayaan pasar sambil menjalankan strategi yang lebih tenang. Alih-alih tampil agresif ke publik, perusahaan memilih memperkuat pondasi bisnis dari belakang layar.
Persiapan dilakukan di balik layar
HONOR menjelaskan bahwa minimnya promosi bukan berarti perusahaan berhenti bergerak. Manajemen menyebut periode ini justru dipakai untuk mematangkan banyak hal sebelum melangkah ke fase berikutnya.
Aryo mengatakan timnya memang lebih banyak bekerja di belakang layar. Salah satu fokus utamanya adalah membangun layanan pelanggan dan purna jual yang lebih baik bagi pengguna di Indonesia.
“Kami butuh waktu untuk mempersiapkan banyak hal baru, agar ke depannya kami bisa memberikan produk, layanan pelanggan, hingga purna jual yang jauh lebih memuaskan bagi pengguna setia HONOR di Indonesia,” kata Aryo.
Langkah itu menandakan bahwa HONOR tidak hanya memikirkan perangkat yang akan dijual, tetapi juga pengalaman setelah pembelian. Dalam persaingan perangkat teknologi, layanan purna jual kerap menjadi bagian penting dalam menjaga loyalitas pengguna.
Produk baru mulai disusun
Di tengah persiapan tersebut, HONOR juga sudah menyiapkan gelombang produk baru yang ditargetkan hadir pada kuartal II 2026. Salah satu perangkat yang ikut disorot adalah HONOR Pad X8b, tablet yang disiapkan untuk anak-anak.
Perangkat itu disebut membawa sistem operasi tanpa iklan dan mode anak yang ketat. Dua hal tersebut dirancang agar anak bisa menggunakan perangkat dalam lingkungan digital yang lebih aman.
Arah produk ini memperlihatkan bahwa HONOR membaca kebutuhan keluarga modern yang mencari perangkat ramah anak. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan mencoba mengisi segmen yang punya perhatian besar pada kontrol penggunaan dan keamanan konten.
Selain HONOR Pad X8b, perusahaan juga disebut menyiapkan satu produk unggulan lain. Perangkat ini diperkirakan menyapa pasar pada penghujung kuartal II dan akan menjadi bagian penting dari strategi peluncuran HONOR berikutnya.
Portofolio yang masih tersedia di pasar
Sambil menunggu hadirnya produk baru, konsumen di Indonesia masih bisa menemukan dua ponsel tangguh yang sudah beredar lebih dulu. Kedua model itu adalah HONOR X6c dan HONOR X7d.
Keberadaan dua perangkat tersebut menunjukkan bahwa HONOR tetap menjaga kehadiran produknya di pasar sambil mempersiapkan pembaruan. Pola ini memberi sinyal bahwa perusahaan belum menutup ruang untuk bersaing di segmen perangkat yang bergerak cepat.
Dengan kombinasi penguatan layanan, rencana peluncuran produk baru, serta portofolio yang masih aktif dijual, HONOR terlihat sedang membangun fase baru di Indonesia. Perusahaan kini menempatkan perhatian yang seimbang antara kebutuhan pasar, kualitas layanan, dan perangkat yang akan datang untuk pengguna di Tanah Air.
