Barcode Gokart Kirim 3 Pembalap Junior Ke Italia, Catat Jejak Baru Di Karting Elektrik Dunia

Tiga pembalap junior Indonesia akan mencetak jejak baru saat tampil di SWS International E-Finals 2026 di Alcamo, Italia. Untuk pertama kalinya, kelas Junior diperlombakan di ajang tersebut, dan Barcode Gokart menjadi pihak pertama dari Indonesia yang mengirim wakil junior ke panggung itu.

Selain tiga nama di kelas Junior, Barcode Gokart juga melepas satu pembalap di kelas Senior. Dengan begitu, total ada empat wakil yang dibawa ke kejuaraan dunia karting elektrik bermerk Sodi tersebut.

Keempat pembalap itu adalah Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, Mason Tan, dan Ananda Julio. Bayu, Dastan, dan Mason lolos lewat hasil tiga besar klasemen Barcode Gokart E-Sprint Series Junior sepanjang 2025, sedangkan Ananda menjadi wakil tunggal dari kelas Senior setelah memuncaki klasemen seri yang sama.

Regenerasi yang naik ke level dunia

Kehadiran tiga pembalap muda di kelas Junior memberi arti khusus bagi keberangkatan kali ini. Mereka tidak hanya membawa hasil dari kompetisi domestik, tetapi juga menjadi bagian dari momen perdana kelas Junior di ajang dunia tersebut.

Barcode Gokart menjadikan E-Sprint Series sebagai jalur seleksi sekaligus wadah pembinaan pembalap. Ajang itu digelar setiap tahun untuk kategori Senior dan Junior dalam beberapa putaran, serta terbuka bagi peserta dari level pemula, amatir, hingga profesional.

Skema itu membuat perjalanan ke Italia tidak datang secara kebetulan. Para pembalap yang berangkat ke Alcamo terlebih dahulu melewati proses persaingan internal yang terukur sebelum mendapat tiket tampil di level internasional.

Langkah yang naik kelas dari tahun sebelumnya

Keterlibatan Indonesia tahun ini juga menunjukkan peningkatan jumlah wakil. Pada 2025, Barcode Gokart hanya mengirim dua pembalap ke SWS International E-Finals di Wavre, Belgia.

Tahun ini, jumlahnya bertambah menjadi empat pembalap. Perkembangan itu memperlihatkan bahwa partisipasi Barcode Gokart di ajang dunia ini bergerak lebih luas, sekaligus menempatkan pembalap Indonesia di panggung yang lebih besar.

SWS International E-Finals sendiri dikenal sebagai kejuaraan dunia karting elektrik yang rutin menghadirkan ratusan pembalap dari puluhan negara. Karena itu, ajang ini menjadi salah satu panggung paling bergengsi dalam cabang karting elektrik.

Balapan SWS International E-Finals 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Juni 2026 di Alcamo. Di tengah daftar peserta dari banyak negara, kehadiran empat wakil Indonesia memberi kesempatan bagi mereka untuk menguji kemampuan di level yang lebih tinggi.

Founder dan CEO Barcode Gokart, Daniel Sugiharto, menyebut capaian ini sebagai kelanjutan peran pionir yang dijalankan perusahaannya. Ia menegaskan bahwa tahun lalu Barcode Gokart menjadi yang pertama dari Indonesia mengikuti SWS International E-Finals di Belgia.

Menurut Daniel, tahun ini Barcode Gokart kembali mencatat sejarah baru dengan menjadi yang pertama di Indonesia mengirim pembalap Junior pada event perdana SWS International E-Finals Junior. Langkah itu menegaskan bahwa kehadiran Indonesia kali ini bukan hanya soal jumlah, tetapi juga soal pembukaan jalan baru bagi pembalap muda di level dunia.

Bagi Bayu Anantha, Dastan Sugiharto, Mason Tan, dan Ananda Julio, Alcamo akan menjadi panggung pembuktian hasil kerja sepanjang jalur pembinaan Barcode Gokart. Empat nama itu datang dari kategori dan pencapaian berbeda, tetapi kini bergerak dalam satu tujuan yang sama di ajang internasional.

Source: otodriver.com

Berita Terkait