Barito Putera Harus Menang Dan Menunggu Hasil Lain, Tiket Play-Off Baru Terbuka Di Pekan Terakhir

Pekan terakhir Grup 2 Pegadaian Championship berubah menjadi panggung penentuan bagi Barito Putera. Tim asal Banjarmasin itu tidak punya ruang untuk selain menang saat menjamu Persipal FC di Stadion 17 Mei, Minggu (3/5/2026).

Kemenangan saja belum cukup untuk memastikan jalan mereka mulus. Barito juga harus menunggu hasil laga lain yang ikut memengaruhi posisi akhir klasemen dan peluang merebut tiket play-off promosi.

Barito kini berada di peringkat ketiga dengan 50 poin. Mereka tertinggal tiga angka dari PSS Sleman di posisi kedua dan Persipura Jayapura yang memimpin klasemen, sehingga persaingan di papan atas masih sangat rapat.

Situasi itu membuat laga kandang melawan Persipal terasa seperti final kecil. Laskar Antasari wajib menyelesaikan tugas di lapangan lebih dulu, lalu melihat bagaimana hasil pertandingan lain membentuk nasib mereka di akhir kompetisi.

Stefano “Teco” Cugurra menegaskan pentingnya fokus penuh sejak menit awal. Pelatih asal Brasil itu menilai persiapan tim berjalan bagus dan para pemain sudah bekerja keras untuk mengejar kemenangan di depan pendukung sendiri.

Teco juga meminta skuadnya tidak terlalu larut menghitung hasil di tempat lain. Menurut dia, Barito harus mengoptimalkan permainan sendiri sambil tetap menunggu kabar dari laga yang menentukan klasemen akhir.

Salah satu hasil yang paling dinantikan adalah duel PSIS Semarang melawan PSS Sleman. Jika PSS terpeleset, Barito mendapat peluang untuk naik ke posisi runner-up dan membuka jalan menuju play-off promosi.

Barito punya modal tambahan dalam skenario itu karena unggul head-to-head atas PSS Sleman. Detail tersebut membuat hasil di pekan terakhir menjadi sangat penting, terutama jika persaingan poin berakhir ketat.

Di sisi lain, Persipal FC datang ke Banjarmasin tanpa beban klasemen. Tim itu sudah dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan, tetapi pelatih Andika Mulia memastikan anak asuhnya tetap akan bermain fight sampai akhir pertandingan.

Bagi Persipal, laga terakhir ini juga menjadi bagian dari evaluasi menuju musim depan. Kadek Lana menegaskan timnya ingin menutup musim dengan kepala tegak dan membawa pelajaran nyata untuk persiapan kembali ke Liga 2.

Kondisi tersebut membuat Barito tidak boleh lengah. Lawan yang sudah tak lagi aman di klasemen justru kerap tampil lepas dan bisa menyulitkan jika tuan rumah kehilangan konsentrasi.

Pekan penentuan ini juga mendapat sorotan dari sisi sportivitas. Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengingatkan bahwa tanda ketidakadilan di lapangan dapat merusak kepercayaan publik terhadap sepak bola.

Ia ikut menyoroti penggunaan Video Assistant Referee atau VAR yang menurutnya masih menimbulkan keraguan dan perlu dievaluasi penyelenggara kompetisi. Benhur menilai teknologi yang semestinya membantu keadilan tidak boleh justru memunculkan masalah baru.

Dengan semua situasi itu, penentuan di Grup 2 bukan sekadar soal tiga poin. Barito Putera harus menang atas Persipal terlebih dahulu, lalu berharap hasil PSIS Semarang kontra PSS Sleman berpihak kepada mereka agar tiket play-off promosi tetap menjadi kemungkinan sampai laga terakhir usai.

Berita Terkait