Docking Station Ini Bisa Menyelamatkan Meja Kerja Saat PC Tumbang, Harga Promonya Menggoda

Baseus Spacemate RD1 Pro 15-in-1 menawarkan satu kabel USB-C untuk menghubungkan laptop ke dua monitor dan berbagai periferal sekaligus. Bagi pengguna yang harus cepat berpindah dari PC ke laptop saat perangkat utama bermasalah, pendekatan ini terasa sangat praktis.

Perangkat ini dibanderol $299.99, tetapi selama periode 23 Juni hingga 15 Juli tersedia harga promo $189.99 dengan kode BASEUSPR. Dengan kombinasi port lengkap, pengisian daya besar, dan desain hemat tempat, dock ini diposisikan sebagai solusi workstation Windows yang serius.

Desain vertikal yang menghemat ruang

Berbeda dari docking station tradisional yang cenderung datar, Spacemate RD1 Pro memakai desain vertikal. Baseus menyebut pendekatan ini sebagai “Space Simplified” karena lebih efisien dalam memakai ruang horizontal di meja kerja.

Secara fisik, dock ini terasa kokoh dengan sudut membulat dan warna Cosmic Black. Bobotnya 636 gram, sehingga tetap stabil meski banyak kabel tersambung di belakang dan ponsel diletakkan di bagian atas.

Di bagian depan tersedia layar digital kecil yang menampilkan informasi real-time. Layar ini memperlihatkan port yang sedang digunakan serta status pengisian daya.

Tepat di atas layar ada tombol fisik untuk berpindah mode. Jika ditekan selama dua detik, dock akan berganti dari Hybrid Mode ke Charging Mode.

Hybrid Mode mengaktifkan fungsi data, video, dan pengisian daya secara penuh. Sementara itu, Charging Mode mematikan jalur data dan output display agar pengisian perangkat terhubung bisa diprioritaskan.

Port lengkap untuk workstation Windows

Secara total, perangkat ini membawa 14 port kabel dan satu pad pengisian nirkabel di bagian atas. Tata letaknya dibagi untuk kebutuhan cepat di depan dan sambungan permanen di belakang.

Di bagian depan ada dua port USB-C yang mendukung fast charging 100W serta dua port USB-A 5Gbps. Susunan ini memudahkan akses untuk kabel pengisian atau perangkat yang sering dicabut-pasang.

Bagian belakang memuat dua USB-C 10Gbps, slot kartu SD dan TF versi 3.0, dua USB-A 480Mbps, satu port Gigabit Ethernet, dan dua HDMI. USB-A 480Mbps cocok untuk mouse atau keyboard, sedangkan USB-C 10Gbps lebih pas untuk transfer file besar.

Untuk pengguna Windows, dukungan monitor ganda menjadi nilai penting. Salah satu HDMI mendukung resolusi 4K hingga 120Hz, sementara HDMI lainnya mendukung 4K 60Hz.

Dalam penggunaan sebagai workstation utama, fungsi dual-screen extension berjalan baik. Namun, sempat muncul dua gangguan singkat pada koneksi HDMI, dengan layar berkedip lalu kembali normal meski kabel sudah terpasang rapat.

Transfer data menjadi sisi yang lebih konsisten. Perpindahan file besar lewat port USB-C 10Gbps disebut berjalan cepat, sementara pembaca kartu SD dan TF membantu alur kerja yang sering berkaitan dengan foto.

FiturSpesifikasi UtamaCatatan
Port depan2 USB-C 100W, 2 USB-A 5GbpsAkses cepat untuk perangkat harian
Port belakang2 USB-C 10Gbps, SD/TF 3.0, 2 USB-A 480Mbps, Gigabit Ethernet, 2 HDMIUntuk sambungan lebih permanen
Monitor4K 120Hz dan 4K 60HzDukungan layar ganda untuk Windows

Daya besar dan pengisian ponsel terintegrasi

Manajemen daya menjadi salah satu keunggulan dock ini. Baseus memakai sistem distribusi daya dinamis untuk mengatur total output hingga 160W dengan aman, dan unit tetap tidak terasa panas berlebihan saat banyak perangkat terhubung.

Untuk menopang seluruh fungsi itu, Baseus menyertakan adaptor daya GaN 180W. Komprominya ada pada ukuran power brick yang besar dan cukup berat, sehingga perlu penempatan yang tepat di bawah meja atau di belakang monitor.

Pengujian pada port USB-C depan menunjukkan output 100W bisa tercapai secara stabil saat mengisi power bank berkapasitas besar yang mendukung input 100W. Kondisi ini memungkinkan laptop dan power bank diisi dalam kecepatan penuh secara bersamaan.

Di bagian atas, dock ini juga memiliki pad pengisian magnetik Qi2.2 yang bisa dimiringkan. Fitur tersebut membantu saat ponsel ingin tetap terlihat untuk notifikasi atau face unlock ketika sedang diisi.

Pad ini mendukung pengisian hingga 25W untuk perangkat yang kompatibel. Saat dipakai dengan iPhone 13 dan iPhone 14 Pro, daya pengisian mentok di 15W karena keterbatasan model, tetapi prosesnya tetap stabil.

Kekuatan magnet dinilai cukup, meski belum istimewa. Ponsel tanpa casing menempel baik, sedangkan beberapa casing bisa membuat daya cengkeram terasa lebih lemah.

Catatan kekurangan yang perlu diperhitungkan

Walau fiturnya sangat lengkap, dock ini masih menyisakan beberapa kekurangan. Spacemate RD1 Pro tidak memiliki DisplayPort, padahal standar itu masih sangat umum pada monitor PC.

Port audio 3,5 mm juga tidak tersedia, sehingga pengguna headphone atau speaker kabel perlu solusi terpisah. Selain itu, Ethernet yang dipakai masih Gigabit 1Gbps dan belum naik ke 2.5GbE.

Di luar catatan tersebut, Spacemate RD1 Pro menawarkan kombinasi yang jarang ditemukan dalam satu perangkat: desain hemat tempat, dua monitor eksternal, pengisian 100W, dan charger magnetik ponsel. Dock ini tersedia melalui Amazon dan situs resmi Baseus, dengan harga promo $189.99 menggunakan kode BASEUSPR hingga 15 Juli.

Source: www.gizmochina.com

Berita Terkait