CoreBook Air dibekali baterai 55Wh yang diklaim mampu memutar video lokal hingga 15 jam. Pengisian dayanya juga dibuat ringkas lewat adaptor 65W USB-C Power Delivery, dengan klaim pengisian sekitar 63% dalam waktu satu jam.
Di balik daya tahan itu, CHUWI menempatkan laptop ini sebagai Copilot+ PC tipis yang menargetkan pengguna modern yang butuh perangkat ringan, cepat, dan kaya fitur. Posisi tersebut membuat CoreBook Air ikut masuk ke persaingan laptop premium, tetapi dengan banderol yang masih lebih rendah dibanding kelas atas pada umumnya.
Fokus AI lokal di dalam Windows 11 Pro
CoreBook Air hadir dengan sertifikasi Copilot+ PC dan menjalankan Windows 11 Pro. CHUWI juga menyediakan tombol AI khusus agar akses ke Microsoft Copilot lebih cepat.
Laptop ini mendukung fitur Copilot+ seperti Click to Do, Cocreator, dan Live Captions. CHUWI menekankan bahwa pemrosesan AI di perangkat dapat membantu mengurangi ketergantungan pada cloud, menjaga privasi, dan membuat respons lebih cepat.
Dari sisi kecerdasan buatan, perangkat ini menawarkan total performa hingga 97 TOPS dari gabungan CPU, GPU, dan NPU. NPU Intel AI Boost di dalamnya mampu mencapai hingga 40 TOPS untuk menjalankan beban kerja AI secara lokal.
Mesin Intel Lunar Lake untuk kerja harian dan kreatif
Performa CoreBook Air bertumpu pada Intel Core Ultra 5 226V berbasis Intel Lunar Lake Series 2. Prosesor ini membawa 8 core, 8 thread, dan kecepatan boost hingga 4,5GHz.
CHUWI menempatkan kombinasi efisiensi daya, performa komputasi, kompatibilitas perangkat lunak, dan keamanan sebagai nilai utama dari chip tersebut. Fondasi ini juga menjadi bagian penting dari pengalaman Copilot+ yang ditawarkan laptop ini.
Untuk grafis, CoreBook Air memakai Intel Arc 130V terintegrasi. CHUWI menyebut performanya bisa mencapai dua kali lebih tinggi dibanding Intel Iris Xe generasi lama, sekaligus mendukung hardware-accelerated ray tracing.
Kemampuan grafis itu ditujukan untuk gaming ringan, pembuatan konten, streaming multimedia, dan aplikasi yang memanfaatkan akselerasi GPU. Dengan begitu, perangkat ini tidak hanya diarahkan untuk pekerjaan kantor biasa.
Layar 2.8K dan bodi tipis ringan
Salah satu daya tarik terbesar ada pada layar 14 inci IPS beresolusi 2880 x 1800 piksel. Panel ini menggunakan rasio 16:10, refresh rate 90Hz, dan cakupan warna 100% sRGB.
Kombinasi tersebut membuat tampilan terlihat lebih tajam, detail visual lebih jelas, dan gerakan layar terasa lebih mulus. CHUWI juga menilai panel ini cocok untuk kerja panjang maupun menikmati video.
Bodi laptop ini memakai sasis aluminium premium hasil pengerjaan CNC. Bobotnya sekitar 1,2 kg dengan dimensi 312,9 x 222,5 x 16,8 mm, sehingga lebih mudah dibawa oleh mahasiswa, pekerja mobile, dan kreator yang sering berpindah tempat.
Memori, penyimpanan, dan konektivitas
Di sektor memori, CoreBook Air membawa RAM 16GB LPDDR5X 8533 MT/s dengan desain memory-on-package. CHUWI mengarahkannya untuk multitasking yang lebih cepat, latensi lebih rendah, dan efisiensi yang lebih baik.
Untuk penyimpanan, laptop ini dibekali SSD PCIe 512GB. Pengguna juga masih mendapat peluang upgrade karena perangkat ini mendukung SSD PCIe 4.0 x4.
Pilihan konektivitasnya tergolong lengkap untuk laptop tipis. Ada Wi-Fi 6E dan Bluetooth 5.3, dua Thunderbolt 4 dengan bandwidth hingga 40Gbps, dukungan Power Delivery, output layar eksternal, dan kompatibilitas eGPU.
Selain itu tersedia tiga port USB-A, HDMI 2.0 yang mendukung hingga 4K 60Hz, serta jack audio 3,5 mm. Di bagian multimedia, laptop ini juga membawa kamera 2MP dan physical privacy shutter untuk menambah perlindungan privasi saat kamera tidak digunakan.
Harga dan posisi pasar
CHUWI membuka pre-order CoreBook Air dengan harga resmi $799. Pembeli awal bisa mendapatkan potongan Super Early-Bird $50, sehingga harga peluncurannya menjadi $749 selama stok promo masih tersedia.
Dengan kombinasi layar beresolusi tinggi, bobot ringan, fitur Copilot+ PC, konektivitas modern, dan daya tahan baterai yang panjang, CoreBook Air diarahkan untuk pengguna yang ingin perangkat AI tipis tanpa langsung masuk ke segmen harga paling tinggi. Targetnya mencakup pelajar, profesional, kreator, dan pekerja jarak jauh yang membutuhkan mobilitas sekaligus fitur kelas atas.
Source: www.gizmochina.com