Poco C81 Pro datang dengan pendekatan yang sangat jelas: mengutamakan daya tahan, layar lega, dan software yang terasa lebih modern di kelas murah. Kombinasi baterai 6.000mAh dan HyperOS 3 berbasis Android 16 membuat perangkat ini langsung menonjol di tengah banyak ponsel entry-level yang biasanya hanya menawarkan fitur dasar.
Di pasar global, strategi itu terlihat cukup berani karena Poco tidak sekadar menambah satu model baru. Kehadiran C81 Pro juga memperluas lini C81 setelah Poco C81 dan C81x lebih dulu hadir di India, sehingga posisinya menjadi bagian dari keluarga produk murah yang kini dibuat lebih lengkap.
Baterai besar dan software baru jadi pusat perhatian
Salah satu nilai jual terkuat ada pada baterai 6.000mAh yang dibawa Poco C81 Pro. Kapasitas sebesar ini dipadukan dengan pengisian cepat 15W melalui USB-C, sehingga ponsel ini memang diarahkan untuk pemakaian harian yang lebih panjang.
Di sisi perangkat lunak, Poco langsung menanamkan HyperOS 3 berbasis Android 16 sejak awal. Poco juga menjanjikan dukungan software selama dua tahun, sesuatu yang cukup penting untuk pengguna di kelas pemula karena perangkat berpotensi tetap relevan lebih lama.
Layar besar untuk kebutuhan harian
Poco C81 Pro memakai layar LCD 6,9 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Panel ini juga memiliki tingkat kecerahan puncak 650 nits.
Ukuran layar yang besar membuat ponsel ini terasa cocok untuk konsumsi konten dan aktivitas harian. Sementara itu, refresh rate 120Hz memberi pengalaman navigasi yang lebih halus, yang biasanya menjadi daya tarik tambahan di segmen harga awal.
Mesin sederhana, penyimpanan tetap lega
Untuk dapur pacu, Poco memilih chipset Unisoc T7250. Chip ini dipasangkan dengan RAM LPDDR4X hingga 4GB dan penyimpanan UFS 2.2 hingga 256GB.
Konfigurasi tersebut tidak ditujukan untuk performa agresif. Namun, kapasitas simpan yang besar dan penggunaan UFS 2.2 tetap memberi nilai tambah bagi pengguna yang butuh ruang lega untuk aplikasi, foto, dan file harian.
Kamera dan fitur praktis yang dibawa
Pada sektor kamera, Poco C81 Pro mengandalkan kamera utama 13MP, satu lensa sekunder tambahan, dan kamera depan 8MP. Susunan ini menunjukkan bahwa fokus perangkat memang berada pada kebutuhan dasar, bukan pada ambisi fotografi tinggi.
Ponsel ini juga membawa sejumlah fitur yang cukup praktis. Ada pemindai sidik jari di samping bodi, jack audio 3,5mm, Wi-Fi dual-band, dual-SIM, Bluetooth 5.2, NFC, dan USB-C 2.0.
Harga awal yang agresif
Poco C81 Pro dibuka mulai $99 untuk varian 4GB/64GB. Varian paling tinggi, 4GB/256GB, dipatok $129.
Rentang harga itu menempatkan perangkat ini sebagai opsi murah yang mencoba tampil lebih lengkap dari banyak rival sekelasnya. Dengan baterai besar, layar 120Hz, dan penyimpanan hingga 256GB, Poco tampak menargetkan pembeli yang ingin fitur inti penting tanpa harus naik ke kelas yang lebih mahal.
Berikut rangkuman spesifikasinya:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Layar | 6,9 inci LCD, HD+, 120Hz, 650 nits |
| Chipset | Unisoc T7250 |
| RAM | Hingga 4GB LPDDR4X |
| Penyimpanan | Hingga 256GB UFS 2.2 |
| Sistem operasi | HyperOS 3 berbasis Android 16 |
| Dukungan software | 2 tahun |
| Baterai | 6.000mAh |
| Pengisian daya | 15W, USB-C |
| Kamera belakang | 13MP + lensa sekunder |
| Kamera depan | 8MP |
| Fitur lain | Fingerprint samping, jack 3,5mm, Wi-Fi dual-band, dual-SIM, Bluetooth 5.2, NFC, USB-C 2.0 |
| Harga | Mulai $99, varian tertinggi $129 |
Dengan paket seperti itu, Poco C81 Pro hadir sebagai ponsel entry-level yang menonjolkan daya tahan baterai, layar besar 120Hz, dan software terbaru sejak awal. Di pasar global yang makin padat, susunan fitur tersebut bisa menjadi daya tarik kuat bagi pembeli yang mencari perangkat murah namun tetap terasa lengkap.
