Baterai 6.000mAh Jadi Andalan Infinix Hot 70, Layar 120Hz Turun Ke Kelas Rp2 Jutaan

Author: Redaksi Android62

Infinix Hot 70 hadir sebagai salah satu pilihan paling mencolok di kelas harga Rp2 jutaan karena membawa baterai 6.000mAh, layar 120Hz, dan desain yang dibuat lebih berani. Kombinasi itu membuat ponsel ini langsung masuk ke radar pengguna yang mencari perangkat harian dengan daya tahan panjang dan tampilan yang tetap terasa modern.

Di pasar smartphone yang persaingannya semakin padat, perangkat seperti ini biasanya dinilai dari keseimbangan fitur dan harga. Infinix menempatkan Hot 70 di segmen entry level hingga kelas menengah, dengan fokus pada kebutuhan pengguna yang sering scrolling media sosial, streaming video, dan bermain game ringan tanpa harus sering mencari colokan.

Baterai besar jadi penopang utama

Daya tarik paling kuat dari Infinix Hot 70 ada pada kapasitas baterainya yang mencapai 6.000mAh. Angka ini memberi modal besar untuk pemakaian harian yang panjang, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Agar pengisian daya tidak terlalu lama, Infinix menambahkan fast charging 45W. Ponsel ini juga mendukung reverse charging 10W, sehingga bisa dipakai mengisi daya perangkat lain saat dibutuhkan.

Layar luas dengan refresh rate tinggi

Di bagian depan, Infinix Hot 70 memakai layar LCD 6,78 inci dengan refresh rate 120Hz. Panel seperti ini membuat pergerakan tampilan terasa lebih halus saat digunakan untuk menjelajahi menu, menggulir media sosial, atau menonton video.

Perangkat ini juga membawa touch sampling rate 240Hz. Respons sentuhan yang lebih cepat akan terasa berguna saat bermain game maupun ketika pengguna melakukan navigasi layar secara cepat.

Performa diarahkan untuk kebutuhan harian

Untuk urusan dapur pacu, Infinix membekali Hot 70 dengan MediaTek Helio G100 Ultimate berbasis fabrikasi 6nm. Chipset ini dipasangkan dengan RAM hingga 8GB dan penyimpanan internal sampai 256GB.

Kombinasi tersebut memang bukan untuk kelas atas, tetapi cukup untuk multitasking harian, aktivitas media sosial, dan game populer dengan pengaturan menengah. Arah ini sejalan dengan posisi Hot 70 sebagai ponsel yang mengutamakan keseimbangan antara fitur dan harga.

Desain dibikin lebih ekspresif

Infinix juga membawa identitas baru lewat Dynamic Shine Design. Konsep ini menghadirkan hingga 12 variasi warna dan tekstur bodi yang ditujukan untuk pengguna muda.

Salah satu varian yang paling unik adalah Thermo Orange, karena warnanya bisa berubah mengikuti suhu perangkat. Saat suhu dingin, bodi tampak lebih gelap, lalu berubah menjadi oranye terang ketika suhu meningkat.

Secara fisik, bodinya dibuat cukup tipis dengan ketebalan sekitar 7,49mm dan bobot sekitar 195 gram. Infinix menambahkan Baby Smooth Coating agar permukaan bodi tidak mudah dipenuhi sidik jari.

Kamera, software, dan fitur tambahan

Untuk kebutuhan foto, Infinix Hot 70 dibekali kamera utama 50MP dan kamera depan 8MP. Kamera depan itu sudah dilengkapi dual LED flash agar selfie tetap terbantu saat cahaya minim.

Ponsel ini menjalankan Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Infinix juga menjanjikan hingga tiga pembaruan Android dan lima tahun patch keamanan, yang menjadi nilai tambah di kelas harga terjangkau.

Di sisi perlindungan, Hot 70 membawa sertifikasi IP65 untuk debu dan cipratan air ringan. Fitur pendukung lain yang ikut hadir mencakup speaker stereo DTS, sensor fingerprint samping, NFC di beberapa varian, WiFi 6, dan infrared blaster.

Harga dan posisi di pasar

Untuk harga, varian dasar Infinix Hot 70 dibanderol mulai sekitar Rp2,1 juta. Sementara varian tertinggi dengan RAM dan storage lebih besar dijual di kisaran Rp3,3 juta.

Dengan hadirnya layar 120Hz, baterai jumbo, dan pengisian cepat di kelas harga ini, persaingan di segmen entry level semakin ketat. Infinix Hot 70 kini berhadapan dengan nama-nama seperti Redmi, Tecno, dan Realme yang juga sama-sama agresif di pasar Rp2 jutaan.

Berita Terbaru