Vivo Y31d Pro mulai dipasarkan di Indonesia sebagai pilihan baru di kelas menengah yang menonjolkan daya tahan baterai, pengisian cepat, dan perlindungan bodi yang lebih serius. Ponsel ini ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat andal untuk bekerja, menikmati hiburan, dan tetap aktif sepanjang hari tanpa harus sering mengisi daya.
Peluncuran perangkat ini digelar di Jakarta, dan Vivo menempatkan ketahanan sebagai nilai jual utama. Public Relations Manager PT Vivo Mobile Indonesia, Alexa Tiara, menyebut perangkat seperti ini hadir untuk menjawab kebutuhan pengguna yang kerap menghadapi situasi baterai habis pada momen penting.
Baterai besar jadi fokus utama
Vivo Y31d Pro membawa baterai 7.000 mAh yang menjadi salah satu daya tarik terbesar di kelasnya. Vivo mengklaim kapasitas ini sanggup menjaga perangkat tetap aktif hingga 14 hari dalam mode siaga.
Dalam kondisi tertentu, sisa daya 10 persen masih disebut dapat dipakai untuk navigasi hingga tiga jam. Vivo juga menambahkan emergency mode agar ponsel masih bisa digunakan untuk menelepon selama empat menit ketika indikator baterai menunjukkan 0 persen.
Ada pula klaim ketahanan jangka panjang yang menyebut kapasitas baterai tetap berada di angka 80 persen setelah pemakaian hingga enam tahun. Informasi ini memperkuat posisi Y31d Pro sebagai perangkat yang memang diarahkan untuk penggunaan berat dalam jangka panjang.
Pengisian cepat dan perlindungan bodi
Untuk mengisi ulang daya, Vivo membekali perangkat ini dengan 90W FlashCharge. Dengan teknologi tersebut, baterai diklaim dapat terisi dari 1 persen ke 100 persen dalam waktu 58 menit.
Di sisi ketahanan fisik, Vivo menyematkan sertifikasi IP68, IP69, dan IP69+. Perlindungan ini membuat perangkat disebut mampu bertahan terhadap air ekstrem hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, serta tetap berfungsi dalam suhu dingin hingga minus 10 derajat Celsius selama empat jam.
Vivo juga menyebut ponsel ini tahan jatuh dari ketinggian hingga 15 meter atau setara gedung empat lantai. Perlindungan lain datang dari Guardian Glass, uji militer, dan sertifikasi SGS 5-Star.
Spesifikasi inti Vivo Y31d Pro
Berikut rangkuman spesifikasi yang diumumkan Vivo:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Baterai | 7.000 mAh |
| Pengisian daya | 90W FlashCharge |
| Chipset | Snapdragon 685 6nm |
| Sistem operasi | OriginOS 6.0 |
| Kamera utama | 50 MP AI Wide Camera |
| Sertifikasi ketahanan | IP68, IP69, IP69+ |
| Perlindungan bodi | Guardian Glass, lolos uji militer, SGS 5-Star |
| Varian memori | 6/128 GB, 8/128 GB, 8/256 GB |
Performa harian dan kamera
Pada bagian dapur pacu, Vivo menggunakan Snapdragon 685 6nm. Chipset ini dipilih untuk menjaga efisiensi daya sekaligus memberikan performa yang stabil untuk kebutuhan harian seperti komunikasi, browsing, media sosial, dan multitasking ringan.
Sektor kamera juga mendapat perhatian lewat sensor utama 50 MP AI Wide Camera. Vivo melengkapi sistem ini dengan fitur AI Magic Move yang membantu pengaturan objek foto secara otomatis, sehingga mendukung kebutuhan dokumentasi harian dan pembuatan konten kasual.
Harga Vivo Y31d Pro di Indonesia
Vivo Y31d Pro hadir dalam tiga varian memori dengan banderol sebagai berikut:
- 6/128 GB: Rp 4.299.000
- 8/128 GB: Rp 4.899.000
- 8/256 GB: Rp 5.499.000
Selama masa pre-order 13-16 April 2026, Vivo memberikan cashback Rp 300 ribu untuk setiap pembelian. Dengan kombinasi baterai 7.000 mAh, pengisian 90W, dan perlindungan bodi berlapis, Y31d Pro diposisikan sebagai opsi baru bagi pengguna yang mencari smartphone tahan lama di kisaran Rp 4 jutaan.
