Vivo X500 Pro Max mulai terlihat disiapkan sebagai model paling tinggi di keluarga X500, dengan fokus yang langsung mengarah ke layar besar, daya tahan baterai, dan kemampuan kamera kelas atas. Dari bocoran yang beredar, perangkat ini tengah diuji dengan layar 2K berukuran 6,9 inci, sebuah kombinasi yang otomatis menempatkannya di jalur persaingan keras dengan flagship Android lain.
Langkah itu membuat Vivo tampak ingin memberi jarak yang jelas antara X500 Pro Max dan model di bawahnya. Di kelas ini, panel dengan resolusi lebih tinggi biasanya jadi pembeda utama, dan ukuran 6,9 inci memberi ruang lebih lega untuk hiburan, membaca, maupun membuka banyak konten sekaligus.
Layar jadi senjata utama
Peningkatan ke panel 2K terasa menonjol karena generasi sebelumnya, Vivo X300 dan X300 Pro, masih memakai layar 1.5K. Perubahan ini menunjukkan adanya lompatan yang cukup besar pada sisi visual, terutama bagi pengguna yang mengutamakan detail gambar dan kenyamanan saat menatap layar dalam waktu lama.
Dengan ukuran layar 6,9 inci, Vivo X500 Pro Max berpotensi menawarkan pengalaman yang lebih lapang saat menonton video atau menjalankan aktivitas produktif. Resolusi 2K juga diperkirakan memberi tampilan yang lebih tajam dibanding banyak ponsel Android flagship lain di pasar.
Kamera dibangun untuk kelas premium
Sektor kamera juga tidak kalah agresif. Vivo X500 Pro Max diprediksi membawa sensor utama 50MP Sony LYTIA-838 yang disebut memakai teknologi LOFIC untuk membantu menjaga detail pada area terang saat memotret.
Di belakangnya, Vivo dikabarkan menyiapkan kamera ultrawide 50MP dan kamera periskop telefoto 200MP. Kehadiran kamera periskop beresolusi besar itu memberi sinyal bahwa kemampuan zoom menjadi salah satu fokus penting pada perangkat ini.
Vivo juga disebut sedang menguji sensor multispektral tambahan. Komponen ini diarahkan untuk membantu akurasi warna dan white balance agar hasil foto terlihat lebih natural.
Performa dan daya tahan ikut ditingkatkan
Untuk urusan dapur pacu, Vivo X500 Pro Max diyakini mengandalkan MediaTek Dimensity 9600 Pro. Chipset tersebut disebut dibuat dengan proses manufaktur kelas 2nm dari TSMC, sehingga perangkat ini diperkirakan membawa tenaga besar untuk ukuran flagship.
Di sisi baterai, peningkatan yang disiapkan juga tergolong besar. Vivo disebut membekali ponsel ini dengan baterai sekitar 7.000 mAh, naik dari kapasitas 6.000 mAh pada generasi sebelumnya.
Pengisian cepat 100W, baik kabel maupun nirkabel, juga disebut akan tersedia. Kombinasi ini membuat X500 Pro Max terlihat diarahkan untuk pengguna yang menginginkan daya tahan panjang tanpa harus menunggu lama saat isi ulang.
Arah peluncuran seri X500
Seri Vivo X500 diperkirakan meluncur di China pada September 2026. Setelah itu, pasar global termasuk India kemungkinan akan menyusul beberapa bulan kemudian.
Dengan bekal layar 2K, baterai 7.000 mAh, kamera telefoto 200MP, dan chipset generasi baru, Vivo X500 Pro Max tampak disiapkan sebagai kandidat menarik di kelas flagship Android 2026. Perangkat ini tidak hanya mengandalkan satu aspek, tetapi menggabungkan beberapa peningkatan besar dalam satu paket yang diarahkan untuk segmen premium.
