Baterai 7.000mAh Muncul Di Sertifikasi, Tecno Camon Slim Juga Siap Bawa Cas 60W

Salah satu petunjuk paling mencolok tentang Tecno Camon Slim justru datang dari sektor daya. Di basis data sertifikasi, perangkat ini tercatat membawa baterai hingga 7.000mAh dan mendukung pengisian cepat kabel 60W.

Temuan itu membuat nama “Slim” terasa unik, karena kapasitas sebesar ini biasanya identik dengan ponsel yang menonjolkan ketahanan baterai, bukan bodi ramping. Meski begitu, berbagai jejak yang muncul di layanan dan sertifikasi menunjukkan bahwa perangkat ini memang sedang mendekati tahap peluncuran.

Jejak model yang mulai terbaca

Tecno Camon Slim muncul di situs Carlcare Service dengan nomor model CN6c. Pada daftar itu, perangkat disebut hadir dengan RAM 8GB dan dua pilihan penyimpanan internal, yakni 128GB serta 256GB.

Nomor model yang sama juga terlihat di dokumen FCC dengan FCC ID 2ADYYCN6C. Kecocokan identitas ini menguatkan dugaan bahwa semua listing tersebut merujuk pada ponsel yang sama.

Dari data FCC, muncul pula petunjuk teknis yang lebih rinci. Perangkat ini tercatat memakai adaptor pengisian daya model U600TSA, yang mengarah pada dukungan pengisian cepat kabel 60W.

Desain belakang mulai terungkap

Cuplikan listing FCC yang dibagikan The Tech Outlook memperlihatkan bagian belakang perangkat. Tecno Camon Slim tampak memakai modul kamera horizontal berbentuk pil dengan dua sensor kamera.

Bentuk modul itu disebut mirip dengan Tecno Spark Slim. Walau detail kameranya belum diungkap, desain tersebut menunjukkan Tecno masih memakai bahasa visual yang sederhana dan memanjang secara horizontal.

Selain itu, dokumen FCC juga mencatat adanya varian dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB. Di sisi konektivitas, perangkat ini mendukung GSM, WCDMA, LTE, Bluetooth, dan Wi-Fi dual-band.

Data baterai belum sepenuhnya seragam

Informasi baterai menjadi bagian yang paling menarik karena angka yang muncul tidak sama di semua dokumen. FCC mencantumkan baterai Rechargeable Li-ion Polymer dengan kode BL-68DX dan kapasitas 7.000mAh.

Namun, data dari TÜV Rheinland justru menampilkan dua varian baterai Rechargeable Li-ion polymer dengan kapasitas 5.800mAh dan 5.430mAh. Perbedaan ini membuka kemungkinan bahwa Tecno menyiapkan konfigurasi berbeda untuk wilayah yang berbeda.

Pola seperti itu bukan hal asing di industri ponsel. Produsen kerap menyesuaikan komponen atau konfigurasi perangkat berdasarkan pasar, regulasi, atau strategi produk.

Rumor chipset dan posisi di keluarga Camon

Di luar data sertifikasi, Tecno Camon Slim juga dirumorkan mengusung chipset MediaTek Dimensity 7100. Informasi itu belum muncul di listing sertifikasi yang sama, sehingga statusnya masih sebatas bocoran.

Jika rumor tersebut tepat, Camon Slim bisa ditempatkan sebagai penerus arah pengembangan dari ponsel slim Tecno sebelumnya seperti Spark Slim dan Pova Slim. Sampai sekarang, detail tentang layar, kamera depan, sistem operasi, maupun material bodi belum terungkap.

Yang sudah terlihat justru fokus Tecno pada kombinasi desain tipis dan daya tahan baterai. Bila kapasitas besar itu benar dipertahankan pada produk akhir, Camon Slim berpotensi menonjol di segmen ponsel ramping yang biasanya harus berkompromi pada ukuran baterai.

Nama Camon selama ini juga dikenal identik dengan lini yang menaruh perhatian pada desain dan pengalaman kamera. Karena itu, kehadiran model bernama Camon Slim memberi sinyal bahwa Tecno mungkin sedang menyiapkan pendekatan baru yang menggabungkan bodi tipis dengan spesifikasi daya yang lebih agresif.

Untuk sementara, informasi terkuat masih datang dari Carlcare Service, FCC, dan TÜV Rheinland. Selama belum ada pengumuman resmi dari Tecno, kapasitas baterai final, chipset, dan varian untuk tiap pasar tetap harus menunggu kepastian.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait