Vivo S60 langsung menonjol lewat satu angka yang sulit diabaikan: baterai 7.200mAh. Di tengah persaingan ponsel yang sering lebih dulu dibicarakan karena kamera atau desain, perangkat ini justru mengedepankan daya tahan sebagai daya tarik utama.
Menariknya, kapasitas besar tersebut tidak membuat Vivo meninggalkan pengisian cepat. S60 tetap dibekali pengisian daya kabel 90W melalui port USB Type-C, sehingga baterai besar ini tetap ditujukan agar nyaman dipakai harian dan tidak terlalu lama saat diisi ulang.
Lonjakan kapasitas yang terlihat jelas
Vivo membekali S60 dengan baterai Blue Ocean 7.200mAh, naik dari Vivo S50 yang memakai 6.500mAh. Kenaikan ini menunjukkan arah pengembangan yang makin menekankan efisiensi dan ketahanan penggunaan.
Dengan kapasitas sebesar itu, S60 diposisikan sebagai ponsel yang mengutamakan durabilitas. Fokusnya bukan hanya membuat perangkat bertahan lebih lama, tetapi juga menjaga pengalaman isi daya tetap cepat berkat dukungan 90W yang dipertahankan Vivo.
Fitur keamanan ikut naik kelas
Selain daya tahan, Vivo menempatkan sensor sidik jari ultrasonik 3D sebagai salah satu fitur penting pada S60. Perusahaan bahkan menyebutnya sebagai perangkat pertama di kelas harganya yang membawa teknologi ini secara standar.
Vivo mengklaim sensor tersebut mampu membaca sidik jari dalam 0,1 detik dengan proses input sekitar satu detik. Kehadiran teknologi seperti ini biasanya lebih sering ditemui di smartphone flagship premium, sehingga S60 mendapat pembeda yang cukup kuat di kelasnya.
Pengelolaan daya juga ikut diperhatikan
Vivo tidak hanya berhenti pada kapasitas baterai dan kecepatan pengisian. Perusahaan juga menambahkan fitur “Global Direct Drive Power Supply 2.0” untuk membantu mengelola suhu saat pengisian daya berlangsung.
Ada pula fitur “Micro Electric Wizard 2.0” yang diklaim dapat menyimpan aktivitas pengguna secara otomatis sebelum baterai benar-benar habis. Dua fitur ini memperlihatkan bahwa Vivo ingin menonjolkan pengalaman pakai yang lebih aman dan praktis, bukan sekadar angka kapasitas besar.
Desain dibuat tegas dan premium
Dari teaser resmi yang sudah beredar, Vivo S60 hadir dengan desain flat pada bagian depan dan belakang. Pendekatan ini memberi kesan tegas, rapi, dan seragam pada tampilan perangkat.
Vivo memakai desain “unibody cold-carved glass” dengan warna putih, frame silver datar, serta aksen kebiruan di sisi belakang. Tombol power dan pengatur volume ditempatkan di sisi kanan, sementara dua garis antena terlihat pada frame samping.
Masih banyak detail yang belum dibuka
Sampai sekarang, Vivo belum mengungkap chipset, kamera, ukuran layar, maupun harga resmi S60. Karena itu, beberapa aspek penting perangkat ini masih menyisakan tanda tanya menjelang debutnya di China.
Meski begitu, informasi yang sudah dibagikan lewat Weibo sudah memberi gambaran arah produk yang jelas. Dengan baterai 7.200mAh, pengisian 90W, dan sensor sidik jari ultrasonik 3D, Vivo S60 tampil sebagai ponsel yang mengandalkan daya tahan, keamanan, dan desain premium dalam satu paket.







