Varian Pro Cutie menjadi sorotan karena menawarkan jarak tempuh hingga 135 kilometer dengan dua baterai lithium berkapasitas total 2,88 kWh. Angka itu membuat motor listrik mungil dari Indomobil E-Motor ini langsung menarik perhatian di tengah pasar motor listrik perkotaan yang makin ramai.
Di sisi harga, Cutie juga tampil agresif. Varian standar dibuka mulai Rp15 juta, sementara varian Pro berada di kisaran Rp18 jutaan dengan peningkatan pada baterai, jarak tempuh, dan kecepatan maksimal.
Kehadiran Cutie di IMS 2026 menegaskan arah produk ini sebagai kendaraan harian yang ditujukan untuk mobilitas jarak dekat di dalam kota. Bentuknya compact, bergaya skuter Eropa, dan diposisikan sebagai pilihan yang menggabungkan harga terjangkau dengan paket fitur yang tidak sederhana.
Dua Varian dengan Karakter Berbeda
Indomobil E-Motor menawarkan Cutie dalam dua pilihan, yakni standar dan Pro. Pada varian standar, motor listrik ini memakai baterai 1,44 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 70 kilometer dan kecepatan puncak 60 km/jam.
Varian Pro membawa dua baterai lithium yang total kapasitasnya menjadi 2,88 kWh. Dengan konfigurasi itu, jarak tempuhnya meningkat sampai 135 kilometer dan top speed naik menjadi 70 km/jam.
Kedua varian sama-sama menggunakan motor penggerak hub drive 2 kW yang ditempatkan di roda belakang. Kombinasi tersebut diarahkan untuk kebutuhan komuter harian, perjalanan ke kantor, dan aktivitas mobilitas singkat di area perkotaan.
Desain Mungil dengan Nuansa Premium
Secara tampilan, Cutie tidak mengikuti pola motor listrik murah yang serba polos. Bodinya dibuat membulat dan memberi kesan elegan, sehingga nuansanya lebih dekat ke skuter premium bergaya Eropa.
Nama Cutie diambil dari kata “cute” yang berarti lucu atau imut. Indomobil E-Motor juga memaknai nama itu sebagai “quality technology” untuk menegaskan identitas produk yang mengusung teknologi berkualitas.
Pilihan warnanya cukup banyak, yakni total 12 warna. Enam warna disediakan untuk varian standar, sedangkan enam warna lainnya hadir untuk varian Pro dengan konsep dual tone agar tampil lebih premium.
Bagian pencahayaan juga dibuat modern. Cutie sudah memakai lampu LED projector, DRL bergaya kristal, serta lampu sein dan stop lamp dengan desain yang lebih kekinian.
Fitur yang Tetap Lengkap di Kelas Terjangkau
Meski diposisikan sebagai motor listrik termurah dari Indomobil E-Motor, Cutie tidak tampil minim perlengkapan. Panel instrumennya sudah digital dan menampilkan mode berkendara, kapasitas baterai, trip meter, serta odometer.
Untuk membantu manuver, motor ini dibekali fitur mundur. Fitur tersebut terasa relevan karena dimensi Cutie memang compact dan ditujukan untuk lalu lintas kota yang padat.
Varian Pro mendapat tambahan hill start assist. Fitur ini membantu menahan motor agar tidak mundur saat berhenti di tanjakan.
Selain itu, tersedia traction control, regenerative braking, dan cut off rem. Sistem cut off rem membuat motor tidak bisa digas ketika tuas rem sedang ditekan.
Di sisi keamanan, Indomobil menyematkan alarm anti maling dengan pengunci roda belakang otomatis. Sistem aksesnya juga sudah keyless dan didukung remote serta kartu NFC untuk menyalakan kendaraan.
Disiapkan untuk Kebutuhan Harian
Kenyamanan praktis ikut diperhatikan lewat kompartemen penyimpanan di bagian depan yang sudah dilengkapi port USB charger. Bagasi bawah jok juga dibuat cukup luas karena baterai ditempatkan di bawah dek pijakan kaki.
Di area pameran, Cutie diklaim punya posisi duduk yang santai dan nyaman. Joknya dibuat lebar agar tetap terasa empuk saat dipakai lebih lama.
Ukuran bodi yang compact membuat motor ini mudah dipakai di jalanan padat. Karakter itu juga membuat Cutie dinilai cocok untuk pengendara wanita maupun pemula yang membutuhkan kendaraan ringan dan mudah dikendalikan.
Meski berukuran kecil, tenaganya disebut tetap responsif saat dipakai berboncengan. Indomobil E-Motor menyebut unit produksi massal Cutie akan mulai tersedia dalam waktu dekat, sehingga motor ini masuk daftar opsi baru di segmen motor listrik terjangkau di Indonesia.
